1163 Petugas KPPS LINMAS KPU dan Bawaslu Reaktif

oleh -172 views
Satgas covid-19 menyampaikan perkembangan hasil raoud test petugas penyelenggara pemungutan suara.

BERITAKALTIM.CO- Tim Satgas Covid-19 Balikpapan menemukan 1.163 orang dari petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara KPPS, Linmas KPU dan Bawaslu Balikpapan yang hasilnya reaktif dari rapid test beberapa waktu lalu.

Sebelumnya rapid tes 13.545 orang calon KPPS dan Linmas yang diadakan oleh KPU Balikpapan ini bekerja sama dengan 8 laboratorium swasta di Kota Balikpapan.

“Rapid test calon KPPS dan Linmas ditemukan 1.031 orang atau 7,6% yang dinyatakan reaktif,” kata Kepala Dinas Kesehatan kota Balikpapan Andi Sri Juliarty, saat dikonfirmasi awak media, Senin (30/11/2020).

Sementara, tim satgas juga mendapat laporan hasil rapid test 1.558 orang pengawas TPS yang diadakan oleh Bawaslu Kota Balikpapan beberapa waktu lalu.

“Dari rapid test pengawas TPS ini ditemukan 132 orang atau 8 persen yang reaktif,” katanya. Sehingga total jumlah yang reaktif dari KPU dan Bawaslu adalah 1.163 orang atau 7,7 persen.

Dengan ditemukannya ribuan petugas yang hasilnya reaktif ini, pihaknya memeriksa ulang dengan metode pengambilan di vena pada 27 Puskesmas yang ada.

“Ditemukan masih ada kembali 720 orang yang reaktif, dan kita akan tindak lanjuti dengan swab, sampai sore ini masih kurang 2 kelurahan yang belum masuk datanya,” ujarnya.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menambahkan, dengan hasil reaktif dua kali ini, akan diupayakan dilakukan swab test dengan cepat mengingat pelaksanaan Pilkada yang tinggal sepuluh hari lagi.

“Swab test akan kita siapkan dalam beberapa hari ini. Pemeriksaan akan melibatkan klinik maupun rumah sakit yang memiliki Lab PCR seperti Indika, PAMA RSUD-Beriman. Sebagian juga ada yang akan dikirim ke Labkesda di Samarinda,” tambahnya.

“Kami harapkan mereka yang akan swab test untuk sementara melakukan isolasi mandiri hingga hasil swab test keluar.”ujarnya.

Satgas Balikpapan melaporkan  terdapat penambahan 17 terkonfirmasi positif, 17 kasus selesai isolasi, dan tidak ada kasus meninggal dunia. #

Wartawan: Thina