2.500 Ha Lahan Potensial Belum Tergarap

oleh -1.170 views

19LAHANwebSAMARINDA,BERITAKALTIM.com – Komisi II DPRD Kaltim melakukan kunjungan lapangan ke UPTD Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kertanegara, Selasa (17/2). Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa masih terdapat 2.500 hektar lahan pertanian yang potensial namun, belum tergarap maksimal.
Ketua Komisi II DPRD Kaltim Edy Kurniawan mengatakan, kondisi ini merupakan sebuah bukti bahwa masih banyak sebenarnya lahan tidur yang jika digarap maksimal akan meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Kaltim.
“Lahan 2.500 hektare ini untuk daerah di Tenggarong Seberang saja. Belum daerah lainnya. Oleh sebab itu kedepan kami akan melakukan kunjungan kerja yang sama ke beberapa daerah lain di Kaltim yang dinilai memiliki lahan potensial untuk dimaksimalkan,” kata Edy didampingi Seketaris Komisi II Muspandi dan anggota Suterisno Toha, Martinus, dan Sandra Puspa Dewi.
Edy menambahkan berbagai lahan tidur yang potensial untuk dikembangkan akan didata untuk kemudian akan dibawa dalam rapat kerja dengan mitra kerja bersama pemerintah agar nantinya bisa disingkronkan dalam program terkait.
“Ke depan, komisi II akan meminta kepada pemerintah melalui dinas terkait agar saling berkoordinasi termasuk antara provinsi dengan daerah terkait dengan program ketahanan dan kemandirian pangan di Kaltim,” tutur Edy.
Sementara itu Kepala UPTD Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kutai Kertanegara, Widarto mengatakan luas lahan pertanian khusus di Kecamatan Tenggarong Seberang sebesar 4.262 hektare.
Sedangkan untuk 2.500 hektare terdapat lahan potensial akan tetapi belum bisa dikembangkan dengan maksimal terkait dengan berbagai persoalan. Oleh sebab itu berharap agar melalui Komisi II bisa berkoordinasi dengan pihak terkait agar lahan tersebut bisa dimanfaatkan demi menunjang ketahanan pangan kukar khususnya dan Kaltim pada umumnya.
“Kendala secara umum lahan 2.500 hektar tersebut dulu pernah dilakukan pengupasan lahan akan tetapi kemudian banjir sehingga ditinggalkan. Kondisinya sekarang rumput kembali meninggi sehingga kembali seperti semua,” beber Widarto didampingi salah seorang staf Suyanto.
Widarto berharap agar ada solusi dari pemerintah terkait dengan pengendalian banjir baik berupa pembangunan waduk atau pengendalian banjir. Sebab sampai kapan pun lahan tersebut tidak akan tergarap apabila persoalan yang mengikutinya belum diselesaikan. (adv/bar/oke)

Teks foto: 19 lahan MAKSIMALKAN LAHAN: Dalam kunjungan kerja ke Kukar, Selasa (17/2), Komisi II DPRD Kaltim menggelar pertemuan dengan UPTD Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kukar.

No More Posts Available.

No more pages to load.