Demmu : Pusat Setengah Hati Perhatikan Kaltim

oleh -185 Dilihat

17baharuddin demmu webSAMARINDA,BERITAKALTIM.com – Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Demmu menilai pemerintah pusat masih setengah hati dalam memberi perhatian kepada Provinsi Kalimantan Timur. Pasalnya, berbagai kebijakan yang berkaitan dengan daerah tidak menunjukkan pro rakyat.
“Pusat tidak ikhlas. Lihat saja berbagai kebijakannya tehadap Kaltim, bisa dikatakan tidak ada yang berpihak kepada masyarakat. Ini menimbulkan kekecewaan besar ditengah-tengah warga Kaltim yang dari dulu selalu memberikan kotribusi kepada pusat,“ucap Demmu.
Dicontohkannya, berkaitan dengan pemberian sejumlah ijin atau hak kepada swasta untuk mengelola sejumlah kawasan. Baik Perjanjian Karya Pengusaha Pertambangan Batubara (PKP2B) atau izin perkebunan kelapa sawit.
Harusnya kata Demmu sebelum pemerintah mengeluarkan ijin kepada pihak swasta harus melibatkan pihak daerah khususnya masyarakat disekitar. Hal ini dimaksudkan agar nantinya tidak akan ada persoalan dengan warga disekitar.
“Harusnya pemerintah lebih menghargai pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota serta pihak desa atau kampung mengingat mereka adalah kepanjangan tangan dari pemerintah pusat. Karena yang paling mengerti adalah tuan rumah yang dalam hal ini daerah,“kata Demmu.
Politisi asal PAN itu mengatakan bahwa pemerintah pusat harus memahami bahwa masyarakat yang sudah lama tinggal di suatu daerah bahkan sudah beberapa generasi dipaksa untuk menerima kenyataan bahwa lahan mereka tinggal bahkan bekerja dikuasakan pemerintah kepada swasta.
“Bayangkan mereka yang sudah beranak dan bercucu turun-temurun tinggal bahkan berladang begitu izin perusahaan diterbitkan oleh pusat mereka terpaksa harus mencari usaha baru untuk menyambung hidup. Ini ironis dikala pemerintah gencar dalam melaksanakan pembangunan,“ sebut Demmu.
Kondisi ini jika terus dibiarkan maka akan terus timbul banyak persoalan yang pada akhirnya masyarakatlah yang dirugikan. Oleh sebab itu pemerintah pusat harus membuka mata terhadap berbagai masukan dari daerah. (adv/bar/oke)

Teks foto: baharuddin demmu

No More Posts Available.

No more pages to load.