GMNI Samarinda Soroti 100 hari Kepemimpinan Jokowi-JK

oleh -106 Dilihat

GMNI SamarindaSAMARINDA,BERITAKALTIM.COM – Belasan kelompok pendemo dari Gerakan Mahasiswa Nasional indonesia Cabang Samarinda, Rabu (28/01/2015) siang turun ke jalan menyoroti 100 hari kepemimpinan Jokowi-JK.

Aksi yang berlangsung di depan kantor Gubernur Kaltim sempat menghambat para pengguna jalan di Jalan Gajah Mada Samarinda lantaran pendemo menutup sebagian badan jalan.

Dalam aksinya GMNI menilai pemerintahan Jokowi-JK belum mampu mengangkat ekonomi masyarakat, terbukti sejak Jokowi memimpin sejumlah kebutuhan pokok merangkak naik dibanding kepemimpinan sebelumnya. Bahkan upaya untuk menormalisasi dengan menurunkan harga eceran BBM tidak mempengaruhi kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Selama 100 hari memimpin bangsa ini Jokowi-JK belum mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, sebaliknya semenjak keduanya jadi presiden dan wakil presiiden harga kebutuhan pokok merangkak naik,” tegas Johanes, koordinator demo.

Karena itu, GMNI Samarinda melontarkan tujuh tuntutan demi kesejahteraan seluruh masyarakat. Di antara tuntutan tersebut adalah normalisasi harga sembako, nasionalisasi aset vital di bawah kontrol rakyat, pendidikan gratis, pemberian lahan tani pada rakyat miskin, hapus sistem outsourching, independensi lembaga negara jangan sampai menjadi penjaga modal dan perlindungan terhadap anak dan perempuan.

“Sampai saat ini sebagian dari warga di Kaltim belum merasakan kemerdekaan merdeka dari kemiskinan dan merdeka dari keterbelakangan pendidikan, karena itu jika ingin memerdekakan masyarakat, maka tuntutan kami jadi jawaban tepat,” tambahnya.

Aksi yang berlangsung selama hampir dua jam akhirnya bubar setelah pengunjuk rasa puas menyampaikan orasinya. #Ahz

No More Posts Available.

No more pages to load.