Michael Laudrup Rencanakan Pensiun Dini

oleh -173 Dilihat

MichaelKarier kepelatihan mantan pengatur serangan Barcelona dan Real Madrid, Michael Laudrup mungkin akan segera berakhir.
Setelah meraih kesuksesan sebagai pemain dengan mendapatkan gelar juara di Italia, Spanyol, hingga tingkat Eropa, sebagai pelatih Laudrup juga sempat merasakan kesuksesan saat dirinya mengantarkan Swansea City meraih gelar Piala Liga pada 2013 lalu.
“Saya tidak tahu jika saya masih melatih untuk satu, dua, atau lima tahun lagi,” ujar Laudrup dalam wawancara melalui surat elektronik bersama Reuters.
“Tetapi saya telah berusia 50 pada musim panas lalu dan saya tidak ingin ‘menjadi tua di bangku pelatih’.”
Pelatih asal Denmark tersebut saat ini melatih sebuah klub Qatar, Lakhwiya, dalam kontrak berdurasi satu tahun, setelah ia menolak tawaran melatih dari Inggris dan Spanyol.
“Karena saya telah memiliki pengalaman itu (di Inggris dan Spanyol). Saya lebih memilih sesuatu yang berbeda di lembaran akhir karier kepelatihan saya,” ujar Laudrup melanjutkan.
“Saya tidak memiliki rencana jangka panjang karena saya tidak akan menjadi pelatih selama itu.”
Laudrup yang membawa Lekhwiya berhasil meraih gelar liga Qatar ketiga dalam empat tahun terakhir mengaku dirinya mendapatkan tawaran kontrak jangka panjang dari klub tersebut.
“Saya ditawarkan kontrak dengan durasi yang lebih panjang di Lekhwiya, tetapi saya ingin melihat dulu seperti apa Qatar baik di dalam maupun di luar lapangan.”
Laudrup sendiri sempat menjadi asisten manajer di timnas Denmark, sebelum memulai perjalanannya di dunia kepelatihan. Ia pernah menangani kesebelasan Brondby, Getafe, Spartak Moscow, Real Mallorca, Swansea City, hingga kini berada di Qatar bersama Lekhwiya.
(vws)
Sumber:CNN.com

Teks Foto: Michael Laudrup pernah mencicipi rasanya melatih klub Inggris ketika ia menangangi Swansea City. (Reuters/Darren Staples)

No More Posts Available.

No more pages to load.