Perusahaan Dihimbau Daftarkan Karyawan ke BPJS

oleh -98 Dilihat

TANJUNG SELOR,BERITAKALTIM.com – Terhitung mulai 1 Juli 2015 mendatang, setiap karyawan yang bekerja di perusahaan swasta sudah harus terdaftar dalam di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) paling lambat 1 Juli 2015 mendatang. Demikian ditegaskan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara Armin Mustapa, belum lama ini. “Undang-undang mewajibkan. Jadi perusahaan harus melaksanakannya,” ujarnya.
Di dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS, kata dia, menyatakan bahwa semua tenaga kerja baik formal maupun informal atas yang tidak terafiliasi dengan lembaga swasta atau lembaga negara, harus menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Yang harus melaporkan hal itu adalah pihak perusahaan Kalau melanggar ada sanksinya,” ungkapnya.
Sanksi yang bisa diberikan kepada perusahaan di antaranya sanksi teguran secara tertulis, kemudian denda dan sanksi administrasi. Untuk sanksi administrasi cukup berat. Izin usaha perusahaan yang membandel dapat dicabut, dilarang mengikuti lelang hingga tidak diperkenankan masuk ke penyediaan jasa.
Selain itu, perusahaan pun tidak akan mendapat pelayanan punlik seperti izin usaha yang tidak diperpanjang oleh pemerintah daerah setempat.
Untuk itu, Armin mengimbau kepada perusahaan yang beroperasi di Kaltara, untuk mendaftarkan pekerjanya atau karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan agar dapat mendapatkan jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian. “Sosialisasi kan sudah juga dilakukan,” akunya.
Dia tidak menampik masih ada perusahaan yang hingga saat ini, belum mendaftarkan karyawannya ke BPJS. Karena masih ada waktu hingga 1 Juli mendatang, dirinya kembali mengingatkan agar perusahaan patuh terhadap undang-undang yang telah mengatur tentang BPJS Ketenagakerjaan. (humasprov)

No More Posts Available.

No more pages to load.