TANJUNG SELOR,BERITAKALTIM.com – Pemerintah Provinsi Kaltara mengusulkan pembangunan 11 pelabuhan dan dermaga sungai ke pemerintah pusat, dalam hal ini Kementrian Perhubungan. Hal tersebut dilakukan, karena sejauh ini tingkat aktivitas masyarakat di Kaltara khususnya jalur sungai dan laut begitu tinggi, sehingga perlu ada pembangunan atau perbaikan pelabuhan dan dermaga untuk mengoptimalkan kegiatan masyarakat.
Penjabat Gubernur Kaltara, Irianto lambrie mengatakan pembangunan pelabuhan di Kaltara sangat dibutuhkan. Sebab, topografi sebagian Kaltara terdiri dataran rendah dengan banyak sungai serta berhadapan langsung dengan laut. Kemudian, sebagian besar aktifitas perekonomian masyarakat Kaltara sangat tergantung pada sungai dan Laut dan posisi Kaltara di lewati jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki).
“Ini sedang kami usulkan agar bisa di biayai dengan APBN sehingga ada percepatan penyelesaian,” ungkapnya.
Disebutkan, ke-11 pelabuhan yang telah di usulkan dengan pembiayaan Rp1,145 triliun diantaranya, berada di Kabupaten Bulungan yaitu pembangunan pelabuhan bongkar muat barang di Pesawan Tanjung Selor dengan total anggaran Rp 116 miliar. Nunukan ada 5 usulan diantaranya, rehabilitasi pelabuhan PLBL Liem Hie Djung dengan total anggaran Rp 250 miliar. Adapula pembangunan pelabuhan Nusantara Perikanan Nunukan dengan total anggaran, Rp 30 miliar, pengadaan lahan pelabuhan perbatasan Sei Nyamuk Sebatik dengan total biaya, Rp 4 miliar. pengembangan Pelabuhan Tunon Taka dengan biaya Rp50 miliar, serta pengembangan pelabuhan Malundung Tarakan dengan usulan Rp 85 miliar dan pembangunan sisi darat pelabuhan Sesayap Rp 105 juta.
“Untuk Dishub Kaltara kami juga mengusulkan diantaranya, pengembangan Pelabuhan Sebatik, Pembangunan Pelabuhan Internasional di Tanah Kuning, peningkatan pelabuhan Ferry Ancam, pembangunan Pelabuhan Bebatu (KTT) dengan total anggaran Rp 610 miliar,” terangnya.
Sementara tujuannya untuk meningkatkan pelayanan dan keselamatan transportasi khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah yang selama ini relatif terisolir.
“Kami memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian kebijakan politik anggaran pemerintah pusat yang diberikan kepada Kaltara. Mudah-mudahan percepatan pembangunan di Kaltara bisa segera dilaksanakan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bahagia,” tandasnya. (Humasprov)
Trending
- Pesawat ATR hilang di Maros dilaporkan memuat 10 orang
- Pesawat ATR hilang kontak di Maros dalam pencarian
- Gunung Semeru alami 30 kali gempa letusan dan 1 kali getaran banjir
- Perahu Tenggelam di Sungai Mahakam, Satu Karyawan PT Astiku Sakti Masih Dicari
- Status Waspada, Gunung Marapi Kembali Menyembur, Ancaman Lahar Mengintai Lereng Sumatera Barat
- Akses Terputus, Warga Gotong Jenazah Lewati Banjir Batang Pasaman di Pasaman Barat
- Tragedi Waduk Km 8 Balikpapan: Enam Anak Tewas Tenggelam
- “Senja yang Tak Pulang”: Kisah Tragis Enam Anak Korban Tenggelam di Waduk PDAM KM 8 Balikpapan
- Pagi yang Hening di Sungai Keledang: Tim SAR Temukan Jasad Rian di Arus Sunyi Mahakam
- Pencarian Arbainsyah yang Hilang di Arus Deras Loa Buah Sungai Mahakam
Usulan Pembangunan Pelabuhan Rp 1 Triliun
Prev Post