BPJS Minim Sosialisasi

oleh -

26bpjsSAMARINDA,BERITAKALTIM.COM- Hasil kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kaltim ke Rumah Sakit Umum Pusat dr Sardjito di Yogyakarta, menghasilkan kesimpulan ada stigma kurang baik terhadap pelayanan kesehatan, baik itu oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan maupun di rumah sakit yang melayani BPJS di Kalimantan Timur.
Menurut Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Rita Barito, hal itu salah satunya akibat kurangnya sosialisasi oleh BPJS serta minimnya fasilitas dan sumber daya manusia di bidang medis.
“Sehingga ini menjadi catatan bagi BPJS maupun Dinas Kesehatan untuk terus berupaya memperbaiki pola dan sistem dalam pelayanan dibidang kesehatan. Begitu pula mengenai jenis kepersertaan BPJS agar dievaluasi kembali untuk menyesuaikan kebutuhan pada setiap pesertanya. BPJS diharapkan bisa menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang dapat mengcover kebutuhan kesehatan masyarakat yang beraneka ragam. BPJS juga harus komitmen dengan aturan yang telah ada agar tidak terjadi kekacauan,” kata Rita.
Politikus perempuan yang peduli terhadap pelayanan kesehatan masyarakat ini juga menyampaikan catatan kepada Pemerintah Provinsi Kaltim dalam hal ini Gubernur Kalimantan Timur agar segera mengambil langkah nyata dalam upaya menambah jumlah tenaga medis dan meningkatkan kapasitas SDM tenaga medis melalui kerjasama yang dijalin di atas Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak RSUP dr Sardjito Yogyakarta. “Kita sudah berkunjungan dan melakukan komunikasi dengan Dirut dr Sardjito mengenai keinginan agar dapat menjalin kerjasama yang baik dan saling menguntungkan. Kami di Kaltim menyambut baik masuknya tenaga medis terutama dokter-dokter untuk mengisi kekurangan. Selain itu pemprov perlu mengadakan kerjasama melalui MoU untuk meningkatkan SDM medis bagi rumah sakit di Kaltim terutama di RSU ABdul Wahab Syahranie bertipe A yang menjadi rujukan nasional,” papar Rita.
Senada, Muhammad Adam Sinte dalam pertemuan juga memaparkan kendala-kendala pelayanan kesehatan di Kaltim seperti keterbatasan SDM di bidang kesehatan. Dirinya berharap RSUP dr Sadjito dapat melakukan kerjasama dalam upaya meningkatkan kemampuan SDM guna menyeimbangkan antara kebutuhan dan ketersediaan alat kesehatan yang dimiliki Rumah Sakit di AWS. “Kaltim memiliki semangat yang tinggi membeli alat kesehatan¬† namun keterbatasannya pada SDM, kami berharap RSUP dr Sardjito dapat melakukan kerjasama meningkatkan kemampuan SDM Kaltim misalnya kerjasama agar bisa magang belajar mengoperasikan alat-alat kesehatan,” kata Adam
Pertemuan yang dipimpin oleh ketua Komisi IV Zain Taufik Nurrohman diikuti pula oleh Mursidi Muslim, Slamet Ari Wibowo, Gunawarman, Ferza Agustia, Hermanto Kewot dan Ahmad Rosyidi. (adv/lia)
Teks foto: 26bpjs SHARING: Dialog antara rombongan Komisi IV DPRD Kaltim dengan manajemen RS dr Sardjito Jogjakarta, Selasa (24/2).

No More Posts Available.

No more pages to load.