Depo Buah “Bejo” di Loa Kulu Kukar Gelorakan Anti Korupsi

oleh -

depo buah bejoTENGGARONG, BERITA KALTIM.COM- Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, tidak hanya terkenal sebagai penghasil tanaman pangan. Dengan mayoritas warga berprofesi sebagai petani, yang aktifitasnya bercocok tanam, ada nilai-nilai kejujuran yang ditanamkan di lingkungan kehidupan masyarakat sekitar.

Beberapa jenis buah ditaruh di meja kayu Depo Bejo (Buah Bener Jujur Ora), yang menawarkan buah-buahan hasil panen dari kebun warga sekitar. Uniknya depo ini tidak tampak sama sekali penjual atau penjaganya. Jadi pembeli cukup memasukan uang ke dalam stoples kaca yang disediakan, sesuai label harga yang tertera. Dan pembeli harus menyediakan uang pas agar tidak terlalu repot.

Selama ini sistem jual-beli yang mengedepankan sikap jujur, yang sudah diterapkan di beberapa sekolah. Tapi berjualan buah dengan sistem kejujuran boleh jadi baru ditemukan di Desa Sumber Sari. Buah-buahan itu sudah berlabel harga, yang disesuaikan dengan ukuran buah yang dimulai dengan harga Rp5000 hingga Rp25.000.

Saat ditemui, Wakil Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Sumber Sari, Sudirman mengatakan, kehadiran Depo Buah Bejo untuk melatih kejujuran para pengunjung, khususnya para kawula muda. Sehingga ketika dewasa nanti, tidak akan melakukan korupsi. Dan menurutnya Lewat Depo Buah Bejo itulah pihaknya menggelorakan semangat anti korupsi.

Sudirman menambahkan, buah-buahan yang dijual ini merupakan hasil budidaya warga sekitar. Selain itu pihaknya ingin mengampanyekan semangat antikorupsi di Desa Sumber Sari. Dan menurutnya Sikap jujur sangat berkaitan dengan gerakan antikorupsi. Ia berharap ke depan para pemuda generasi penerus bangsa memiliki mental baja untuk tidak melakukan korupsi yang merugikan negara.#fai83

No More Posts Available.

No more pages to load.