Ingin Menikah, Pelaku Curas di Tenggarong Ditembak Polisi

oleh -98 Dilihat

JpegTENGGARONG, BERITAKALTIM.COM-Satuan Reskerim Polres Kutai Kartanegara meringkus satu pelaku pencuarian dengan kekerasan (Curas), pada Minggu 8 Februari 2015, pukul 04.00 wita. Petugas menembak tersangka saat akan melawan petugas serta ingin melarikan diri.

Penangkapan terangka ini berkat adanya laporan salah seorang warga, yang merupakan korban dari pencurian dengan kekerasan di Jalur Dua Jalan Poros Tenggarong-Samarinda, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara.

Adanya informasi itu petugas langsung begerak cepat melakukan penangkapan, sehingga polisi harus melepaskan timah panas ke kaki tersangka, saat akan ditangkap. Pelaku sempat melakukan perlawan, namun akhirnya petugas berhasil mengamankan.

Diketahui pelaku bernama Buyung (32) merupakan warga Samarinda, kini tersangka harus menahan sakit pada kakinya, akibat ditembak petugas. Untuk melancarkan aksinya, tersangka mengancam korbannya dengan sebuah pistol korek api dan menggunakan sepeda motor agar bisa merampas apa yang dibawa targetnya.

Dihadapan petugas Buyung mengaku terpaksa melakukan pencurian dengan kekerasan karena dirinya mengalami depresi. Sebab ia harus segera menikah pada bulan Mei 2015 mendatang. Selain itu Buyung juga mengemukakan, dirinya pernah bekerja di salah satu perusahaan batu bara di wilayah Anggana, yakni PT. Bintang Alam Rezeky, dan akhirnya ia harus berurusan dengan hukum.

Dari tangan Buyung petugas berhasil mengamankan dua buah tas serta dompet yang terdapat sejumlah uang tunai jutaan rupiah, pistol korek api dan sepeda motor.

Atas bukti-bukti itu Buyung langsung digelandang ke Mapolres Kutai Kartanegara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Pelaku dijerat pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman penjara 9 tahun. #fai83