Pencarian Korban Tenggelam Kapal Sinar Harapan Berlanjut

oleh -93 Dilihat

tim sar gabungan (1)ANGGANA, BERITAKALTIM.COM – Memasuki hari ketiga pencarian korban kapal LCT Sinar Harapan yang tenggelam di Desa Sungai Meriam Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD Kukar, Polairud, Lanal Pos Anggana, Tagana kukar, dan sejumlah relawan dari Unmul, SAM dan LSM Pelik masih berupaya mencari satu korban dengan menyisir Sungai Mahakam di sekitar lokasi kejadian.

“Kami bersama seluruh tim gabungan masih terus melakukan pencarian dengan menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian. Penyisiran ini dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan sejumlah speed yang dimiliki petugas,” ungkap Darmansyah, Kepala BPBD Kukar saat dihubungi beritakaltim.com via phone.

Sementara itu, sehari sebelumnya tepatnya pada pencarian hari kedua, tim gabungan berhasil mengevakuasi satu jasad korban atas nama Rahmat Zalamin selaku nakhoda kapal. Korban ditemukan mengapung di kawasan Tanjung Dewa sekitar pukul 16.00 wita. Untuk proses otopsi jasad langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Abdul Wahab Syahranie.

Dari pihak keluarga korban melalui broadcast yang diterima beritakaltim.com jasad Rahmat Salimin sudah dikebumikan Jumat malam usai menjalani otopsi di rumah sakit. Dalam broadcast tersebut pihak keluarga juga menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh tim gabungan yang ikut membantu mencari keberadaan korban pasca mengalami musibah kapal tenggelam.

“Kami atas nama keluarga mengucapkan terima kasih pada seluruh tim dan warga yang ikut membantu melakukan pencarian korban dan sekaligus meminta maaf jika ada kesalahan lamarhum semasa masih hidup,” tulis Buyung salah satu kerabat dekat korban.

Dari data korban yang ada di posko kapal tenggelam yang dipusatkan di Lanal pos Anggana, satu korban terakhir yang masih dinyatakan hilang itu atas nama Arnus selaku KKM kapal naas tersebut. Dugaan sementara, korban juga sempat keluar dari dalam kapal saat musibah terjadi. Hanya saja korban gagal mencapai tepi sungai saat berusaha berenang dan akhirnya hilang terbawa arus. #Ahz

No More Posts Available.

No more pages to load.