SAMARINDA,BERITAKALTIM.com -Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Teknik (IKA FT) Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) 1945 siap mendukung Wali Kota Samarinda H Syaharie Jaang bersama jajarannya dalam membangun kota Samarinda.
“Tidaklah berlebihan organisasi ini dapat menjadi mitra Pemkot dalam rangka pembangunan kota untuk menjadi lebih baik. Apalagi dengan jumlah anggota IKAFT kurang lebih 1.295 orang dan bergerak hampir di semua profesi,” ucap ketua umum DPP IKAFT Untag 1945 Ahmad Husein dalam sambutannya pada Pelantikan pengurus IKAFT Untang 1945 di aula rumah jabatan wali kota, Sabtu (28/2).
Dikatakan Husein, dalam peningkatan dan pembangunan infratruktur kota Samarinda, secara teknisnya membutuhkan tenaga-tenaga teknik, baik dalam perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan. “Kami siap berkontribusi membangun Samarinda yang lebih baik,” tandasnya.
Begitu pula dengan ketua IKA Untag 1945 Iriansyah Busra. “IKAFT yang barusan kami lantik, siap mendukung Pemkot. Silahkan berkolaborasi dengan daerah. SDM-nya tidak diragukan lagi, karena para alumni ini terbukti bukan hanya aset daerah, tapi juga nasional,” tegas Iriansyah yang juga merupakan angkatan pertama Untag bersama mantan Asisten II Setkot Samarinda Arpan Zainal.
Rektor Untag 1945 Eddy Soegiarto menyampaikan terima kasih karena mendapat tempat terhormat pelaksanaan pelantikan di rumah jabatan wali kota. “Kami tahu persis kondisi kota Samarinda, karena kita lahir di sini. Mari kita bergandengan tangan dan bersinergi. Kami siap berpartisipasidan menjual program Untag untuk membangun kota Samarinda,” tuturnya.
Sementara wali kota Samarinda dalam sambutannya, mengatakan Untang sebagai perguruan tinggi swasta pertama, tidak hanya meluluskan, namun bagaimana bisa berperan dalam membangun daerahnya.
“Jelas ini modal bagus sebagai penggerak pembangunan. Dengan catatan modal yang besar ini harus dikelola oleh manajemen yang modern sehingga potensi yang ada tidak menjadi sesuatu yang mubazir,” tegas Jaang.
Jaang mengatakan kue-kue pembangunan di daerah juga sepantasnya dikerjakan pengusaha lokal. “Kenapa tidak. Bahkan perusahaan nasional yang mengerjakan di daerah ada juga yang disub-subkan dengan pengusaha lokal. Namun, ada pula yang mengecilkan kualitas SDM-SDM pengusaha lokal, sehingga mengecilkan pula pemberdayaan lokal. Mari kita buktikan, lokal juga berkualitas SDM-nya,” tandasnya.
Jaang juga mengajak para alumni teknik ini untuk berdiskusi ilmiah dalam memberikan masukan dan solusi bagi persoalan pembangunan di kota Samarinda. “Nanti kita jadwalkan bersama instansi teknis untuk forum diskusi ini,” ajak Jaang.
Dalam pelantikan itu, dihadiri pula ketua Yayasan Untag 1945 Awang Dharma Bakti, Asisten II Setkot Samarinda Suko Sunawar, dan organisasi profesi terkait lainnya.(***)
Teks foto: IKA Fakultas Teknik
Trending
- Pesawat ATR hilang di Maros dilaporkan memuat 10 orang
- Pesawat ATR hilang kontak di Maros dalam pencarian
- Gunung Semeru alami 30 kali gempa letusan dan 1 kali getaran banjir
- Perahu Tenggelam di Sungai Mahakam, Satu Karyawan PT Astiku Sakti Masih Dicari
- Status Waspada, Gunung Marapi Kembali Menyembur, Ancaman Lahar Mengintai Lereng Sumatera Barat
- Akses Terputus, Warga Gotong Jenazah Lewati Banjir Batang Pasaman di Pasaman Barat
- Tragedi Waduk Km 8 Balikpapan: Enam Anak Tewas Tenggelam
- “Senja yang Tak Pulang”: Kisah Tragis Enam Anak Korban Tenggelam di Waduk PDAM KM 8 Balikpapan
- Pagi yang Hening di Sungai Keledang: Tim SAR Temukan Jasad Rian di Arus Sunyi Mahakam
- Pencarian Arbainsyah yang Hilang di Arus Deras Loa Buah Sungai Mahakam