Dukung Hukum Mati Pengedar Narkoba

oleh -88 Dilihat

SAMARINDA,BERITAKALTIM.com – Protes dan kecaman oleh negara lain terkait kebijakan pemerintah Indonesia yang tak kenal kompromi dalam upaya memberantas pengedar narkoba, tak menyurutkan langkah Presiden Joko Widodo melalui Kejaksaan Agung selaku eksekutor.
Hal ini mendapat apresiasi dari Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Jahidin. Karena sebagai salah satu indikator perusak mental bangsa, narkoba memiliki andil penting dalam bobroknya mental anak bangsa pada masa mendatang.
“Tindakan tegas terkait konsumsi dan peredaran narkoba ke masyarakat luas harus konsisten. Saya harap kebijakan presiden ini terus berjalan pada periode mendatang,” kata Jahidin.
Akan hal ini, banyak media yang mengemukakan, bagaimana tegasnya Indonesia dalam mengeksekusi mati para pengedar narkoba internasional. Australia, Brazil, Belanda dan banyak negara lainnya berama-ramai mengajukan  keringanan hukuman (grasi) kepada warga mereka yang terkait kasus ini.
“Seperti pemerintah Australia yang baru-baru saja mengajukan grasi kepada 11 warganya yang terpidana mati. Namun, pemerintah Indonesia dengan keras menolak dan tetap melanjutkan eksekusi mati,” lanjut Jahidin.
Hal ini, kata Jahidin lagi, akan bisa menjadi efek jera bagi para pelaku lain untuk tidak lagi melakukan hal serupa. Terpenting, akan menjadi momok yang ‘mengerikan’ kepada calon-calon yang berkeinginan menjadi pengedar narkoba selanjutnya.
“Jadi, eksekusi semacam ini memang menjadi hukuman yang lumrah di beberapa negara besar lainnya. Terbukti peredaran narkoba terus menurun, jika Indonesia terus menerapkan hal ini saya yakin Indonesia akan terbebas bahaya narkoba di masa mendatang,” kata legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. (adv/tos)

Teks foto 3jahidin

No More Posts Available.

No more pages to load.