Fransiska Budiarti, Dari Ngemce Sampai Hobi Pelihara Kucing

oleh -44 Dilihat

SAMARINDA, BERITAKALTIM.com- Di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda, nama Fransiska Budiarti memang tidak asing lagi, selain cantik, ibu muda ini juga sangat piawai berbicara di depan publik, tak heran kalau ia kerap kali tampil sebagai pembawa acara diberbagai kegiatan yang digelar Pemkot Samarinda.

”Sekarang saya sudah jarang jadi MC Mbak, banyak yang lebih muda dan pinter dari saya. Sekarang saya lebih sering di belakang meja,’’ tutur Siska ramah.
Menurutnya sejak lima tahun belakangan ini, ia membatasi diri untuk aktif diberbagai kegiatan. Ia lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah, menikmati hobinya. ’’Saya lebih senang di rumah sekarang, bermain bersama kucing-kucing saya,’’ cerita wanita kelahiran 22 Mei 1977 ini.

Buat Siska, bermain dengan ke sepuluh kucingnya memberikan kebahagian tersendiri. Sebab itu dia merawat sendiri kucing-kucingnya, mulai dari memandikanmemotong kuku, bahkan membersihkan kandang.

’’Kalau lagi main sama kucing rasanya bahagia, saat lagi lelah pun begitu melihat wajah lucu mereka cape jadi hilang, makanya saya sayang sekali dengan mereka,’’ cerita staf pada Badan Penanaman Modal Daerah ini.

Merawat 10 ekor kucing jenis Persia memang gak mudah. Ia harus rela menyiapkan waktu khusus, namun untungnya sang suami Rusmin Nuryadin punya hobi yang sama sehingga mereka bisa berbagi tugas.

’’Suamiku juga sangat suka kucing, memang sih gak kayak aku. Kalau aku tidur pun kadang-kadang dengan kucingku Mbak. Suka gemes gitu. Tapi kalau suami, paling ya cuma sekedar mengelus-elus aja, tapi tetap gak pernah protes kalau aku sibuk ngurusin kucing di rumah. Suami sering bantuin, bersih bersih kandang dan nemenin mandiin,’’ tutur ibu cantik ini.

Demi hobi dan sayang terhadap binatang berbulu ini, ternyata tidak murah. Ia rela mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk membeli semua kebutuhan kucing. Dari makanan, sampho, vitamin sampai pasir. Bahkan Siska pun rela mengalah untuk tidak ke salon, demi memenuhi semua keperluan peliharaannya.

’’Sekarang aku gak pernah perawatan lagi, biaya buat kucingku dah lumayan besar. Selain untuk beli makanan dan pasir, aku harus nyiapin dana tak terduga, kalau-kalau ada kucing yang sakit dan harus ke dokter, jadi terpaksa mengalah gak ke salon,’’ pungkas Siska seraya tertawa

Sejak memelihara kucing 5 tahun yang lalu Siska juga mengaku jarang berpergian keluar kota. Kalaupun ia harus pergi, ia kerap kali merasa gelisah ingin cepat pulang. ’’Kalau bisa gak pergi saya milih gak pergi Mbak, gak tega ninggalin mereka takut gak ada yang ngurus. Pokoknya kucing-kucing saya itu sudah kaya anak sendiri, saya rawat kaya saya merawat diri sendiri. Kalau ada yang sakit buru-buru saya bawa ke dokter,’’ ungkap siska lagi.

Karena senangnya kepada mahluk-mahluk berbulu lembut itu Siska bahkan berniat membuka tempat penitipan kucing. Selain untuk bisa membantu para pecinta kucing yang ingin berpergian, Siska ingin memanfaatkan beberapa kandang yang ia miliki.

“Aku ada rencana mau buka penitipan kucing Mbak, sayang juga kandangku banyak yang kosong, karena gak semua kucingku dikandangin. Selain itu biar kalau ada teman-teman yang punya kucing bisa berpergian dengan tenang karna kucingnya aku jagain,’’ ucap Siska lagi lagi sambil tertawa.

Selain hobby memelihara kucing ternyata Siska juga punya hobby mengoleki tas. Ia memiliki tas untuk semua warna, terkecuali warna pink. Dikesehariannya Siska memang selalu tampil modis, dia kerap tampil dengan paduan baju dan tas yang berwarna senada. Dan yang jelas wanita bertubuh ramping ini selalu tampil cantik, meskipun dengan dandanan yang natural. #kiah

 

No More Posts Available.

No more pages to load.