Khairuddin Ragukan Keabsahan SK Donna Faroek Sebagai Ketua KNPI Kaltim

oleh -45 Dilihat

SAMARINDA, BERITAKALTIM.com – Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltim versi Musyawarah Provinsi (Musprov) 2013 Khairuddin atau akrab disapa Koi akhirnya angkat bicara sendiri. Dia dengan tegas menyebut, sangat meragukan keabsahan Surat Keputusan (SK) yang diterima Dayang Donna Walfiares Tania atau Donna Faroek.

Pasalnya satu alasan saja terkait yang diterima panitia Kongres Pemuda di Papua beberapa hari lalu adalah dirinya, sudah menjatuhkan klaim SK Donna yang katanya ditandatangani ketua umum DPP KNPI lama Taufan Rotorasiko tersebut.

“Ya mau dikatakan palsu, ya susah juga. Yang jelas saya sangat menyangsikan lah SK Donna Faroek itu. Apalagi katanya SK itu diterbitkan tangga; 16 Februari 2015 lalu atau sebelum Kongres Pemuda. Nah kami hadir di Kongres, tidak ada penolaka tuh dari panitia, Artinya apa? Kan sangsi kita akan SK itu, benar atau tidak?” kata Koi, Senin (2/3/2015).

Bahkan mantan anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) ini menyebut, SK itu mengarah ke hal yang mustahil.

“Ketua umum DPP KNPI demisioner Taufan Rotorasiko bahkan dalam laporan pertanggungjawaban (LPj) sempat menyisipkan dalam laporannya meminta maaf secara khusus kepada Kaltim karena sempat dilanda permasalahan yang tidak perlu terjadi. Nah ini bagaimana mungkin seorang Taufan tandatangani itu SK. Dan saya ini termasuk yang ditunjuk sebagai salah satu tim formatur untuk mementukan kepengurusan DPP KNPI yang baru,” ujarnya dengan tegas.

Sementara itu Donna Faroek sendiri menggelar jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Samarinda. Hadir dalam jumpa pers ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kaltim Yunus Nusi bersama anggotanya seperti Amir P Ali, Arafat Zulkarnain, Sulanto dan lainnya. Donna didampingi sekretarisnya Muslimin dan beberapa pengurus KNPI Kaltim lainnya versi SK baru. Dia memperlihatkan SK dirinya dengan No Kep. 020/DPP KNPI/II/2015 tertanggal 16 Ferbruari 2015.

“Saya terus terang lega setelah mendapatkan SK ini, sekaligus saya juga mengklarifikasi terkait pernah saya dikatakan legowo. Itu sangat tidak benar. Yang benar, selama ini saya hanya diam tidak mau berbicara apapun karena saya belum memegang SK resminya. Nah sekarang saya memegangnya,” kata putri Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ini. #mkd

No More Posts Available.

No more pages to load.