Razia Narkoba jangan Pandang Status

oleh -175 Dilihat

SAMARINDA,BERITAKALTIM.com – Narkoba merupakan masalah mendasar pada generasi muda. Malah sekarang peredaran narkoba tidak hanya menyasar anak muda, hampir semua generasi terkena. Parahnya lagi narkoba sudah memasuki lingkungan sekolah.
Atas kondisi Ketua Komisi I DPRD Kaltim Josef menilai angka peredaran narkoba di Kaltim semakin meninggi, dan juga sudah merambah anak-anak.
“Ini sungguh sangat memrihatinkan, dan harus menjadi catatan penting kita bersama agar narkoba tidak mengancam masa depan generasi bangsa kita,” ucapnya.
Kalimantan Timur merupakan provinsi tiga besar dalam peredaran narkoba selain Jakarta dan Surabaya. Ini, lanjut Josef, membuktikan bahwa pemerintah masih kurang peka terhadap masalah ini. Seharusnya pemerintah provinsi maupun kota segera mengambil langkah konkret, taktis, tegas untuk upaya preventif. Josef juga mengatakan sangat miris karena pemakai tersebut berasal dari aparatur negara. Hal ini membuktikan pengawasan terhadap narkoba masih lemah di Kaltim.
“Masih lemahnya pengawasan terhadap peredaran narkoba di Kaltim berdampak terhadap pemakai dari golongan aparatur negara, padahal mereka adalah contoh pelayan publik, aturan yang mengontrol tentang narkoba juga mestinya dimaksimalkan. Memang perlu ketegasan dalam memberantas narkoba tersebut, agar peredarannya dapat diminimalkan,” katanya.
Selanjutnya ia meminta agar instansi terkait tidak segan melakukan razia tanpa memandang status maupun instansinya. Terlebih lagi, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltim telah melakukan pemetaan terdapat sejumlah kecamatan yang rawan peredaran narkotika. Dengan itu, nantinya bisa diketahui oknum atau pihak yang terlibat dan bisa dilakukan pengobatan sejak dini. Ia juga meminta masyarakat aktif berperan untuk mencegah peredaran narkotika di antaranya dengan melaporkan jika ada yang diketahui terlibat. (adv/yud/oke)

Teks foto: josef

No More Posts Available.

No more pages to load.