Tekan PMKS, Perketat Pintu Masuk Kaltim

oleh -88 Dilihat

SAMARINDA,BERITAKALTIM.com – Dikenal kaya dan potensial, Kaltim menjadi sasaran banyak warga luar daerah seperti Jawa dan Sulawesi untuk mengadu peruntungan. Sayangnya tak sedikit dari mereka justru , membawa masalah daripada manfaat. Dengan begitu banyak profesi yang bisa mereka seriusi untuk menunjang kemajuan daerah, sebagian dari mereka memilih jalan pintas dengan menjadi gelandangan dan pengemis.
Hal  itulah yang menjadi faktor meningkatnya angka Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kaltim. Meningkatnya jumlah PMKS tersebut ternyata berdampak menjadi beban pada APBD Kaltim.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ahmad Rosyidi menghimbau agar pihak-pihak terkait memperketat akses masuk ke Kaltim seperti bandara dan pelabuhan.
“Jika mereka datang berbekal kompetensi, maka baik untuk Kaltim. Ini malah sebaliknya, banyak yang datang malah menjadi pengemis  yang merusak wajah kota,” sesal Ahmad Rosyidi.
Imbauan tersebut disampaikan Politikus PPP ini di sela-sela pertemuan antara Komisi IV dengan Dinas Sosial Kaltim beberapa waktu lalu. Di mana Kepala Dinas Sosial Kaltim Siti Rusmalia Idrus, berharap agar mendapatkan alokasi anggaran yang proporsional dengan jumlah PMKS yang ada. Hal itu disebabkan karena apabila Satuan Polisi Pamong Praja merazia gelandangan dan pengemis, maka pengemis yang terjaring ditampung oleh Dinas Sosial untuk mendapat pembinaan. Kemudian biaya makan pengemis tersebut pun menjadi tanggungan Dinas Sosial.
“Untuk itu kita harus tegas. Siapa pun imigran yang masuk ke Kaltim harus diperiksa KTP dan ditanya kepentingannya. Jika tidak memiliki KTP dan alasan yang jelas baiknya dilarang. Jangan biarkan semua imigran masuk begitu saja ke Kaltim,” imbaunya.
Dengan diterapkannya pola tersebut, Rosyidi meyakini dapat menekan angka PMKS di Kaltim. APBD Kaltim pun tidak terbebani.
“Kaltim bisa meniru pola penjagaan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Jika terapkan, itu bisa menjadi shock terapy bagi imigran. Jadi mereka berfikir jika tidak mudah masuk ke Provinsi Kaltim ini,” ucapnya. (lin/dhi/oke)

Teks foto:2gepeng BISA DICEGAH: Gelandangan dan pengemis bisa diantisipasi sejak awal jika razia sejak kedatangan diterapkan di bandara dan pelabuhan.

No More Posts Available.

No more pages to load.