SAMARINDA,BERITAKALTIM.COM —Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menyerahkan secara simbolis dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) bagi pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di kecamatan Sungai Pinang.
“Mohon maaf, Jangan dibelikan batu akik, atau pulsa handphone, tapi untuk kepentingan keluarga. Habis dari sini langsung ke pasar, beli ikan kah, gula, beras, minyak, sayuran, yang bisa dinikmati bersama,” ucap Jaang mengingat sambil bercanda dalam arahan ketika menyerahkan dana PSKS secara simbolis di kantor Kecamatan Sungai Pinang, Jumat (10/4) pagi.
Jaang mengatakan PSKS ini merupakan salah satu program pemerintah bagi rakyat kurang mampu sebagai imbas dari pengurangan subsidi BBM yang menyebabkan harga BBM naik mengikuti harga pasar dunia.
“Kalau dulu zaman Pak SBY dikenal sebutan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) karena adanya kenaikan BBM, dan sekarang Pak Jokowi namanya PSKS diserahkan per triwulan totalnya Rp 600 ribu tanpa potong pajak. Tadi sudah kuhitung, 1 amplop bujur Rp 600 ribu, tidak dipotong pajak,” tandasnya.
Melihatnya banyaknya warga yang akan menerima dana PSKS tersebut, Jaang mengharapkan warga bisa tertib dan teratur mengikuti arahan dan prosedur dari panitia pembayaran, dalam hal ini Kantor Pos Wilayah selaku pihak yang berkompeten atau mendapatkan kewajiban melaksanakannya di tanah air.
Dikesempatan itu, Jaang yang selanjutnya akan berbaur di kegiatan Jumat Bersih di Jl DI Pandjaitan, memohon kepada seluruh penerima dana PSKS, agar berpartisipasi dalam kebersihan di sekitar rumahnya dan lingkungan rumahnya.
“Setidaknya parit di depan rumah diperhatikan dan kebersihannya. Dengan rumah dan lingkungan yang Hijau, Bersih dan Sehat (HBS) bisa membawa dampak pola hidup sehat pula. Dengan kurangnya membiayai orang sakit melalui Jamkesda, anggarannya bisa digunakan untuk semenisasi maupun pendidikan,” harap wali kota dikesempatan itu didampingi Camat Sungai Pinang M Fahmi.
“Bapak Lurah dan ketua RT menggerakan warganya gotong royong. Jangan didepan rumah menunggu wali kota,” pungkasnya.
Adapun pembayaran dilakukan untuk kelurahan Bandara, Temindung Permai, dan Mugirejo kecamatan Sungai Pinang dengan mencapai 919 orang, dari pagi hingga sore, dan istirahat saat shalat Jumat.
Sehari sebelumnya juga telah dilaksanakan pembayaran untuk warga kecamatan Samarinda Utara dengan menggunakan aula kantor kecamatan Sungai Pinang.(hms2)
Trending
- BMKG catat 19 kali gempa susulan di Berau Kalimantan Timur
- Unjuk Rasa di Depan Kantor DPRD Kaltim Sempat Memanas, Massa Enggan Bubar Sampai Malam
- Pj Gubernur Kaltim Naik Heli Tinjau Banjir Mahulu, Pastikan Infrastruktur Masyarakat
- Banjir Mahakam Ulu, Pemkab Tetapkan Status Tanggap Darurat
- Bantuan Korban Banjir Mahakam Ulu Masih Tertahan di Kutai Barat
- Banjir Besar di Mahakam Ulu, Gubernur Akmal Malik Kerahkan Bantuan Darurat
- Jalan Trans Sulawesi lumpuh akibat luapan banjir
- Artis Epy Kusnandar ditangkap polisi akibat narkoba
- Gunung Semeru kembali erupsi dengan letusan setinggi 800 meter
- Prabowo dan Gibran Berangkat Dari Kartanegara Ke Gedung KPU