SAMARINDA,BERITAKALTIM.COM – Wakil Ketua DPRD Kaltim Henry Pailan Tandi Payung menyatakan, calon petahana yang menginginkan maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) harus terlebih dahulu mengajukan pengunduran diri sebelum mendaftar.
Hal ini wajib untuk diberitahukan kepada seluruh calon petahana. Informasi tersebut didapat ketika Henry melakukan kunjungan kerja ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat belum lama ini.
“Dalam pertemuan beberapa waktu lalu dengan KPU Pusat kami dapat penjelasan, calon petahana harus melepaskan jabatan sebelum mendaftarkan diri, dengan menyertakan keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) soal pengunduran diri sebagai salah satu persyaratan,” katanya.
Selain itu, politikus Gerindra ini juga mengatakan, prosedur pemilihan untuk bersaing dalam pilkada, tidak sama seperti periode sebelumnya. Calon terdaftar mendapat surat pengajuan tetapi tidak mendapatkan surat keputusan. Oleh sebab itu, KPU Pusat menyarankan, pengajuan pendaftaran harus dilakukan satu bulan sebelumnya. Misalnya, jika penantang petahana mengajukan dirinya pada bulan enam, maka surat pengunduran diri harus dilakukan pada bulan lima.
“Jadi, calon penantang petahana terlebih dahulu harus mengundurkan diri sebelum mendaftarkan dirinya. Hal ini dimaksudkan agar seluruh kepala daerah mengetahui. Proses waktu untuk mengurus SK dari Mendagri memakan waktu hingga satu bulan lamanya,” ungkapnya. (adv/rid/oke)
Teks foto: henry pailan
Trending
- Kebakaran Hebat Bikin Panik Warga Graha Indah Balikpapan Utara
- Korban tewas kecelakaan bus ALS di Muratara bertambah satu
- Massa Aksi Bertahan di Kantor DPRD Kaltim, Tunggu Hasil Rapat Hak Angket
- Ratusan Mahasiswa Desak DPRD Kaltim Segera Putuskan Hak Angket
- Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan capai 900 meter
- Korban kecelakaan kereta api di Bekasi dievakuasi ke RS
- Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Kantor SAR kerahkan tim ke lokasi
- BMKG prakirakan hujan lebat guyur sejumlah wilayah Indonesia
- Massa Aksi Kembali Padati Kantor Gubernur Kaltim, Lanjutkan Penyampaian Tuntutan
- Ribuan Massa Aksi Padati Teras Samarinda, Bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim