SAMARINDA,BERITAKALTIM.COM —Pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Perhubungan se Kaltim di Samarinda dengan mengusung tema Optimalisasi dan Sinergitas Pelayanan Sektor Perhubungan dalam Rangka Persiapan Pemberlakuan Otonomi Khusus, akan menyamakan persepsi dalam upaya membangun konektivitas transportasi antar daerah.
“Kami memberi apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan Rakornis dan terima kasih mempercayakan Samarinda sebagai tuan rumah. Kehadiran semua di Rakornis ini, tentu merupakan niatan mulia untuk bersama-sama merumuskan rencana strategis pengembangan transportasi di propinsi Kaltim,” ucap Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setkot Samarinda Suko Sunawar dalam pada pembukaan Rakornis Perhubungan se Kaltim 2015 di aula Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (14/4).
Ia mengatakan pembangunan daerah yang sedang berjalan saat ini perlu didasarkan pada asas keseimbangan antar daerah. “Adanya keterkaitan ekonomi antar daerah menjadi titik tolak pentingnya pembangunan sarana perhubungan dan moda transportasi yang sesuai untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Oleh karenanya, sebutnya, pembangunan daerah harus dilaksanakan secara bersama antara pemerintah pusat dan daerah, masyarakat, organisasi swadaya masyarakat dan usaha swasta dalam kerangka kesetaraan peran dan kemitraan yang sehat.
“Kami mengamati tantangan yang dihadapi dalam mencapai tujuan tadi, adalah bagaimana meningkatkan penyediaan jaringan prasarana dan sarana transportasi yang dapat menjamin kelancaran arus barang dan jasa, serta penyebaran aliran investasi secara merata,” ujarnya.
Tak hanya itu, sebutnya tantangan lainnya bagaimana meningkatkan keterkaitan ekonomi antar daerah secara menguntungkan dan meningkatkan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah dengan pengembangan sentra kegiatan ekonomi untuk mendorong pertumbuhan wilayah sekitarnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Abdullah mengatakan tujuan rakornis ini untuk mewujudkan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergitas penyelenggaraan perhubungan.
“Mudah-mudahan di rakornis ini muncul gagasan dan rekomendasi baru yang bisa dilakukan bersama. Sebab kesepahaman soal system perhubungan sangat penting. Biar apa-apa yang kita lakukan di lapangan tidak menyalahi aturan,” tegas Abdullah yang juga kepala Dishub Samarinda.
Apalagi sebut Abdullah, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan transportasi
semakin kompleks dan komprehensif, yang menandakan masyarakat semakin
cerdas dan bijaksana.
“Kondisi ini membuat jajaran Perhubungan harus semakin meningkatkan
pola kerja dan pelayanan demi memberikan pengabdian yang terbaik bagi
masyarakat,” tandasnya.
Dia juga mengatakan sektor transportasi merupakan salah satu tulang punggung pergerakan perekonomian. Kontribusi kesemrawutan dan kemacetan lalu lintas akan mengakibatkan pendistribusian barang ke sentra-sentra pusat pertumbuhan dan pergerakan pasar jadi terhambat.
Terkait teknis Rakornis, yang agenda rapatnya digelar di Hotel Amaris, Abdullah menyebutkan pesertanya sebanyak 144 pejabat Dinas Perhubungan dari kabupaten/kota di Kaltim ditambah juga lagi dari PT Angkasa Pura, Kepala Syahbandar di sejumlah daerah dan semua pihak terkait.
semua pihak terkait yang berhubungan dengan transportasi.
“Setelah rapat di Samarinda, akan dilakukan orientasi lapangan ke Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya dan sejumlah moda transportasi di Jawa Timur,” pungkas Abdullah.
Mewakili Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak, Asisten II Pemprop Kaltim Sya’bani menyambut positif tema yang diusung demi kemajuan transportasi di Kaltim.
“Saya sendiri tidak bisa menjawab ketika ditanya anak saya soal jalan di Kaltim, yang diistilahkan saat berada di Kalsel di dalam mobil bisa tidur nyenyak, tapi tiba-tiba terbangun, artinya sudah masuk Kaltim. Tapi memang sebenarnya ini adalah masalah kewenangan, ada jalan Negara yang diurus pemerintah pusat, ada jalan propinsi dan kota. Ini ada pembagian kekuasaannya. Tapi apa warga mau mengerti, juga anak saya. Jawabannya adalah Otsus, sesuai tema Rakornis,” tegas Sya’bani.(hms2
Trending
- Kebakaran Hebat Bikin Panik Warga Graha Indah Balikpapan Utara
- Korban tewas kecelakaan bus ALS di Muratara bertambah satu
- Massa Aksi Bertahan di Kantor DPRD Kaltim, Tunggu Hasil Rapat Hak Angket
- Ratusan Mahasiswa Desak DPRD Kaltim Segera Putuskan Hak Angket
- Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan capai 900 meter
- Korban kecelakaan kereta api di Bekasi dievakuasi ke RS
- Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Kantor SAR kerahkan tim ke lokasi
- BMKG prakirakan hujan lebat guyur sejumlah wilayah Indonesia
- Massa Aksi Kembali Padati Kantor Gubernur Kaltim, Lanjutkan Penyampaian Tuntutan
- Ribuan Massa Aksi Padati Teras Samarinda, Bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim