BeritaKaltim.Co

Tanam Pohon Lai, Promosikan Sarung Samarinda

serahkan bibit laiBERITAKALTIM.COM – KONFLIK Horizontal 16 tahun silam yang masih menghantui rombongan besar Pemkot Samarinda yang akan mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke XI tahun 2015, pudar seketika setelah mendapat sambutan hangat dan bersahabat di kota Ambon Manise serta tidak terlihatnya sisa sisa konflik.
Rombongan Pemkot Samarinda yang dipimpin langsung Sekretaris Kota Samarinda Zulfakar Noor mewakili Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, mengikuti rangkaian kegiatan mulai 5 hingga 10 Mei.
Sebelum pembukaan Rakernas Apeksi yang dibuka Presiden Joko Widodo pada Kamis (7/5), Zulfakar bersama rombongan diantaranya Asisten II Suko Sunawar, Kepala Bappeda Sugeng Chairudin, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Hero MS, Kepala Disciptakot Ismansyah, Kadisparekraf M Faisal, Kepala Distanhutbun Marwansyah, Kadisnakan Syamsul Bahri, Kabag Pemerintahan Manarbas Patiroy, Kabag Perkotaan Ibrohim, Kabag Pembangunan Ananta Fathurrazi, Kabag Humas dan Protokol Masrullah menghadiri “Welcome Dinner” di pelataran Hotel The Natsepa, Selasa (5/5) malam.
Dari 97 Pemkot se tanah air, Samarinda mendapat kehormatan untuk menyerahkan pohon khas lokal daerah masing-masing dan tukar menukar cinderamata. Zulfakar yang juga sekretaris Apeksi Komwil V Regional Kalimantan ini menyerahkan bibit pohon Lai yang besok paginya ditanam serentak di Mako Lantamal IX Ambon.
Zulfakar dalam kesempatan itu kepada wartawan mengatakan semangat besar Pemkot Ambon membangun daerahnya setelah terpuruk ketika konflik horizontal harus diapresiasi dan ditiru.
“Samarinda juga tidak kalah, pembangunan pun saat ini telah begitu pesat, dan kondusif kota selama ini menjadi nomor satu. Itulah pentingnya Apeksi ini, disini kita banyak teman dan bertukar informasi juga jalin kerjasama antar dan intra kota dalam membangun kota kita,” ucap Zulfakar.
Berbicara tentang tanaman khas lokal, Zulfakar menyebutkan Pemkot Samarinda yang juga pengurus Komwil Regional Kalimantan ini sengaja menanam pohon Lai sebagai pohon khas Kalimantan dan hanya ada di tanah ‘borneo’. “Harapan kita, bisa berhasil ditanam di bumi Ambon Manise ini,” imbuh Zulfakar.
Di rakernas ini juga dilaksanakan karnaval budaya nusantara. Kontingen Samarinda yang dipimpin langsung Zulfakar mampu mencuri hati masyarakat kota Ambon. Mulai staf hingga kepala SKPD termasuk Sekkot menggunakan pakaian khas Sarung Samarinda. Begitu pula para penari dari Sanggar Tari Apoo Lagaan binaan Disparekraf dibawah pimpinan Agnes Gering Blawing, yang menampilkan tari Tingang Nelise (Enggan Berhias) sangat memukau.
Melalui karnaval budaya ini, menurut Zulfakar sebagai wadah promosi kesenian dan adat budaya tiap daerah. Selain tarian, juga sekaligus mempromosikan sarung Samarinda yang terus makin terkenal beberapa tahun ini.(hms2/bersambung)
teks1: Zulfakar menyerahkan bibit pohon Lai kepada Walikota Ambon Richard Louhenapessy.
Teks2: Kontingen Samarinda pada Karnaval Budaya Nusantara di rangkaian Rakernas Apeksi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.