BeritaKaltim.Co

8 Organisasi GMNU Kecam Mesjid Islamic Center Jadi Wadah Rongrong NKRI

robiSAMARINDA, BERITAKALTIM.com- Sebanyak 8 organisasi yang tergabung dalam Gerakan Muda Nahdlatul Ulama (GMNU) Kaltim mengecam Mesjid Islamic Center dijadikan wadah oleh kelompok tertentu untuk menebar kebencian atau merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mereka adalah GP Ansor, Lakpesdam, Matan NU, Gusdurian, PMII Kaltim, PC PMII Samarinda, PK PMII IAIN Samarinda dan IPNU Kaltim.

Kecamatan itu menyusul, ada sebuah organisasi keagamaan atas nama Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan rapat akbar di mesjid kebanggaan masyarakat Kaltim itu. Dan diketahui sendiri, HTI adalah mengusung misi Indonesia harus dipimpin Khilafah. Yang itu artinya tidak mengakui Pancasila dalam kesatuan NKRI.

“Jadi kami sangat mengecam itu. Yang kami sayangkan mengapa pengelola Ismalic itu mengizinkan kegiatan yang jelas-jelas bertentangan Pancasila. Ya jelas, mereka kan ingin negara Indonesia ini dipimpin Khilafah, artinya tidak mengakui Presiden kita,” kata ketua GP Ansor Kaltim M Fajri Al-Faroby.

Ditambahkan ketua Lakpesdam NU Kaltim Asman Aziz. Pihaknya meminta Gubernur Kaltim sebagai pembina Islamic untuk melakukan restruturisasi kepengurusan pengelola Islamic, karena dikhawatirkan dengan memberikan izin kepada HTI itu, adalah pengelola Islamic masuk dalam pengurus HTI.

“Nanti kami akan menghadap Gubernur, kita akan minta pengelola Islamic diganti saja. Kami heran hal-hal seperti ini terkadang dianggap enteng, padahal jelas-jelas kegiatan HTI ini adalah menentang negara, menentang Pancasila. Artinya harus segera kita buat mereka angkat kaki dari negara kita ini,” tandasnya. #zay

Leave A Reply

Your email address will not be published.