BeritaKaltim.Co

Belum Menikah, Tak Boleh Tinggal di Rusunawa

bontang rumahsusun ilustrasi webBONTANG, BERITAKALTIM.com – Pemkot Bontang menetapkan syarat khusus bagi penghuni rumah susun sewa sederhana. Mereka yang belum menikah, tidak bolah tinggal di Rusunawa. Alasannya, bangunan tipe twin block ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin yang sudah berkeluarga.
“Target utama project ini untuk membantu warga yang ingin memiliki rumah tapi terkendala dengan kondisi finansial,” kata Karel, Kepala Seksi (Kasi) Perumahan dan Pemukiman Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bontang.
Menurut Karel, upaya agar Rusnawa tak salah sasaran sudah diperhitungkan. Misalnya, setiap kriteria yang ditetapkan harus disertai dengan menunjukkan bukti. Bila calon penghuni merupakan masyarakat Bontang, maka diwajibkan melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pun bila calon penghuni mengaku belum memiliki tempat tinggal, harus membawa surat pernyataan sebagai penyewa di Rusunawa. Di poin ini, wajib dipertegas dengan pernyataan tertulis ketua rukun tetangga (RT), lurah, hingga camat.
“Begitu juga kriteria yang mewajibkan penghuni Rusunawa sudah berkeluarga. Mereka harus menunjukkan bukti berupa surat nikah resmi yang diterbitkan Kemenag (Kementerian Agama) Bontang,” ulasnya.
Bagi Karel, ada alibi rasional mengapa masyarakat Bontang tertarik menghuni Rusunawa. “Fasilitas yang ditawarkan pengelola tidak berbeda dengan rumah indekos, bahkan lebih lengkap,” ujarnya.
Karel menjelaskan, fasilitas di Rusunawa diantaranya air, listrik, sanitasi, dan gasifikasi. Sementara fasilitas lainnya adalah parkir, lapangan olahraga, balai pertemuan umum, klinik, pos jaga, serta musala.
Selain itu, Karel mengungkapkan, hak penghuni Rusunawa tidak akan diabaikan. Meskipun, tarif sewa yang nanti akan ditetapkan relatif murah dibanding harga sewa rumah pada umumnya di Bontang.
“Jadi warga yang tinggal di Rusunawa nanti tidak akan kecewa biar mereka bisa menabung untuk membangun rumah sendiri,” tukasnya. #fs
Leave A Reply

Your email address will not be published.