BeritaKaltim.Co

Kukuhkan Dewan Pengawas, RS IA Moeis Komit Pelayanan

Untitled-1SAMARINDA,BERITAKALTIM.COM —Komitmen pelayanan maksimal Pemkot Samarinda juga diwujudkan dalam pelayanan kesehatan melalui rumah sakit milik Pemkot, RSUD IA Moeis, dengan terbentuk dan dikukuhkannya Dewan Pengawas, Satuan Pengawas Internal, Komite Medik dan Komite Keperawatan RSUD IA Moeis Samarinda.

Pengukuhan terhadap Dewan Pengawas, Satuan Pengawas Internal, Komite Medik dan Komite Keperawatan RSUD IA Moeis Samarinda ini dilakukan oleh wali kota Samarinda yang diwakilkan kepada Sekretaris Kota Samarinda Zulfakar Noor di aula Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (25/5).

“Saya mengapresiasi apa yang dilaksanakan RSUD IA Moeis, dimana sebagai jawaban dari tuntutan akan kinerja yang lebih baik.

Ini langkah awal dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, yaitu dengan dibentuknya dewan pengawas, satuan pengawas internal, komite medik dan komite keperawatan RSUD IA Moeis Samarinda,” ucap Zulfakar membacakan sambutan wali kota.

Zulfakar mengharapkan kepada pengurus untuk selalu bekerja dengan maksimal dan mengedepankan kepada kepentingan pasien atau masyarakat. “Harap saudara selalu ingat, bahwa rumah sakit pemerintah ini adalah milik pemerintah dan diperuntukkan bagi masyarakat sehingga pelayanan yang diberikan harus benar-benar maksimal,” tuturnya.

Diingatkannya, bahwa dewan pengawas bukan seperti pengawas ujian sekolah, tetapi mengawasi kinerja pelayanan. “Dewan pengawas ini akan mengawasi kinerja pelayanan secara keseluruhan dan memberikan masukan, didukung dengan santuan pengawas internal, komite medik dan komite keperawatan.

Terhadap pelayanan keperawatan, disinilah perannya komite keperawatan, begitu juga komite medik,” terangnya.

Direktur RSUD IA Moeis dr Mieke Anggraeni mengharapkan kinerja maksimal dari 4 organisasi non struktural demi pelayanan terbaik. “Satuan Pengawas Internal rumah sakit ini akan mengontrol seluruh kegiatan mulai dari keuangan, apotik, pembelian dan berhubungan dengan uang, administrasi dan sebagainya, sehingga jika terjadi masalah cepat dikoordinasikan dengan direktur untuk dicarikan solusi,” urainya.

Begitu pula Komite Medik yang tugasnya hampir sama dengan Komite Keperawatan hanya saja Komite Keperawatan untuk Perawat sedangkan Komite Medik untuk dokter.

“Kalau Komite Medik dan Keperawatan jalan dan bagus sesuai tufoksinya, rumah sakit tidak akan ada keluhan lagi, ” ucapnya.(hms2)

Leave A Reply

Your email address will not be published.