BeritaKaltim.Co

Samarinda Miliki Panti Sosial Terpadu

resmikan panti sosial terpadu(1)SAMARINDA,BERITAKALTIM.COM –Akhirnya Samarinda memiliki Panti Sosial Terpadu “Sehati”, setelah peletakan batu pertama 26 Juni 2013 oleh wali kota Samarinda Syaharie Jaang, Sabtu 30 Mei kemarin diresmikan kembali wali kota, di JL DI Pandjaitan, Perum Indovice.

“Hadirnya Panti Sosial Terpadu Sehati didukung Perwali no 15 tahun 2015 tentang organisasi tata kerja tupoksi UPTD Panti Sosial Terpadu Sehati ini keseriusan Pemkot menangano permasalahan kesejahteraan sosial di ibukota Kaltim yang merupakan parameter kabupaten/kota lain dalam pelayanan pembangunan kesejahteraan sosial,” ucap wali kota dalam sambutan pada peresmian gedung yang dirangkai pengukuhan Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat (FKPSM) kecamatan dan kota periode 2015-2017 serta Forum Taman Anak Sejahtera (Fortas) 2015-2019.

Menurut Jaang, keberadaan UPTD panti ini bertugas mencegah timbulnya permasalahan sosial penyandang masalah dengan melakukan deteksi dan pencegahan, rehabilitasi sosial untuk memulihkan rasa percaya diri dan kemandiriannya, dan mengembalikan penyandang masalah kesejahteraan sosial ke masyarakat.

“Panti ini juga bertugas melakukan pengembangan individu dan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan rasa tanggung jawab dan partisipasi di masyarakat,” ungkapnya.

Jaang juga berpesan agar panti ini tidak terlepas dari fungsi panti dalam bekerja seperti fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, reproduksi atau sebagai penerus generasi bangsa, fungsi pendidikan dan sosialisasi, ekonomi, proteksi dan pembinaan lingkungan.

Di kesempatan itu, Jaang menyampaikan terima kasih kepada relawan-relawan sosial yang tergabung dalam FKPSM, Tagana, Karang Taruna, dan FK Pengurus Panti Swasta serta Fortas.

“Keberadaan saudara-saudara sangat membantu Pemkot dalam pembangunan kesejahteraan sosial. Peranannya telah diakui masyarakat dan instansi terkait yang bekerja tanpa pamrih telah ikut membantu menolong saudara-saudara kita para penyandang masalah kesejahteraan sosial,” tutur Jaang.

Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Samarinda Suryawan Atmadja melaporkan panti terpadu ini berdiri dengan area lokasi pembangunan seluas 1,3 hektar, dan telah menyerap anggaran Rp 12.851.512.000 dengan alokasi APBD Propinsi dan APBD Kota Samarinda.(hms2)

Leave A Reply

Your email address will not be published.