BeritaKaltim.Co

Transmigran 400 KK Ditempatkan di Tanjung Buka SP3

siapkan-lahan-untuk-400-kkTANJUNG SELOR, BERITAKALTIM.com– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara masih terus menggalakkan program transmigrasi dalam rangka pemerataan penduduk di Indonesia. Salah satunya dari program kerja sama antar daerah (KSAD). Tahun ini Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) menyediakan lahan untuk 400 kepala keluarga.

Dipaparkan Kabid Transmigrasi Dinsosnakertrans Kaltara, Boedijo Soenarno, 400 KK ini rencana akan ditempatkan di Tanjung Buka dan Sepunggur. Tanjung Buka SP 3 misalnya, rencana lokasi ini akan ditempati oleh 200 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 100 KK berasal dari Jawa Timur dan 100 KK lagi dari warga setempat.

“Di Tanjung Buka SP 6 disediakan untuk 100 KK; 50 KK datang dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan 50 KK lagi dari warga setempat,” sebut Boedijo. Sementara di Sepunggur, lanjut Boedijo, akan ditempati transmigran warga setempat.

Untuk diketahui, program transmigrasi khusus di 5 kabupaten/kota di Kaltara sudah berjalan sejak 42 tahun lalu, yakni sejak 1972 hingga 2014. Data Dinsosnakertrans Kaltara menyebutkan selama 42 tahun tersebut total kepala keluarga yang menjadi transmigran seluruhnya mencapai 9371 KK.

Hasil penyelenggaraan program transmigrasi yang telah berlangsung sekian lama tersebut cukup memegang peranan penting dalam mendukung pengembangan wilayah, yakni terbukanya keterisolasian daerah-daerah terpencil.

Boedijo menambahkan, belum lama pihaknya menerima usualn kembali dari Jawa Tengah sebanyak 100 KK yang rencana akan direalisasikan pada tahun 2016 mendatang.

“Program ini cukup efektif, utamanya untuk membuka terbentuknya daerah baru. Yang jelas dari daerah menyediakan lahan atau yang kami sebut 4 L, diantanya layak untuk usaha, dan layak untuk berkembang,” kata Boedijo.

Sebelumnya, diinformasikan pula, berdasarkan kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemprov Kaltara yang tertuang pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RT/RW) Nasional bahwa peran sektor pertanian untuk Pembangunan Daerah Provinsi Kaltara masih sangat besar.

Luasnya lahan yang belum dikembangkan sementara terbatasnya ketersediaan tenaga kerja yang dimiliki di Provinsi Kaltara masih sangat terbatas, maka untuk mengoptimalkan pengembangan sektor pertanian di Provinsi tersebut terutama dalam melakukan program eksentifikasi perlunya tambahan tenaga kerja dari luar daerah.

Peluang pengembangan kawasan transmingrasi untuk memanfaatkan potensi alam yang ada tampaknya masih besar. Untuk mendukung pembangunan daerah, pengembangan kawasan transmigrasi dapat memanfaatkan kawasan budidaya non kehutanan, terutama yang diarahkan utnuk pengembangan kawasan pertanian dan perikanan. #adver

Comments are closed.