BeritaKaltim.Co

Bupati Berau Ingatkan Global Warming

berau Bupati Serahkan hadiahTANJUNG REDEB, BERITAKALTIM.COM- Dalam rangka peringatan hari lingkungan hidup sedunia, yang bertemakan Seven Billon Dreams, One Planet, Consume With Care (mimpi dan aksi bersama untuk keberlanjutan kehidupan di bumi), Pemerintah Kabupaten Berau mengadakan apel gabungan yang dihadiri Bupati Berau Drs H Makmur HAPK MM, wakil Bupati Ir H Ahmad Rifai MM.

Dalam apel yang juga dihadiri Sekkab Berau Drs H H Jhony Marhansyah MM, jajaran TNI, Polri serta kepala SKPD di halaman Kantor Bupati Berau, Bupati Makmur membacakan pidato Meteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan DR. Ir. Siti Nurbaya M.Sc yang bertema sentral secara nasional.

Ditambahkannya, kondisi iklim dunia yang semakin memanas, diduga terjadi akibat efek global warming, diperkirakan terus mengalami peningkatan, akibat
semakin parahnya kerusakan lingkungan hidup (LH) di bumi. Untuk itu, diperlukan usaha-usaha penguatan lingkungan hidup, dalam rangka mencegah global warming.

Dikatakannya, untuk mendukung ketahanan energi nasional pada sektor kehutanan dan lingkungan hidup, pemerintah berencana akan membangun 100 ribu HA hutan energi, 50 unit mikro hydro, 80 persen energi limbah, 5 persen energi sampah, serta peningkatan sebesar 80 persen indeks perilaku masyarakat, terhadap
penghematan energi.

“Pemerintah tetap berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, melalui kegiatan konservasi hutan, menunda izin baru konversi hutan dan lahan, serta
memberantas illegal logging maupun perambahan hutan,”tegasnya.

Lahan-lahan hutan yang rusak, disediakan pemerintah untuk kegiatan ekonomi, agar tetap tersedia lapangan kerja dan dapat mengentaskan kemiskinan, sebagaimana ditargetkan dalam pertumbuhan ekonomi, yang diperkirakan akan mencapai sekitar 7 persen pada 2019.

“Kami akan membangun, dengan tetap menjaga keanekaragaman hayati hutan-hutan tropis, yang kaya flora dan fauna. Diharapkan mampu menjadi paru-paru dunia, dan sebagai rumah besar masyarakat adat, yang telah lama bermukim di dalam hutan,” ujarnya.

Selain itu Bupati Makmu juga meminta agar memperkuat pengetahuan tentang lingkungan hidup secara berkelanjutan, dan peduli pada kebersihan lingkungan seperti konsep reduce, reuse, recycle (3R) sampah dan limbah B3. “Artinya Rimbawan tidak hanya berpikir tentang hutan saja, tetapi juga secara holistik dan
konprehensif,” pintanya.

Lingkunan hidup perlu menjadi bagian penting dalam tatanan kehidupan manusia dan lingkungan sosiologis, sehingga sebagai mahluk sosial sangat perlu
memperhatikan lingkungan.

Setelah apel gabungan diadakan penyerahan penghargaan lingkungan hidup yang diberikan kepada para lurah yang memenangkan lomba kebersihan lingkungan, siswa tingkat SD dan SMP Kabupaten Berau Tahun 2015, sebagai juara lomba mewarnai bagi murid sekolah dasar SD dan lomba kreasi 3R (Reuse, Reduce, Recycle) untuk siswa SMP. Penghargaan diberikan langsung oleh Bupati Berau kepada para siswa yang memenangkan lomba. #Hel

Leave A Reply

Your email address will not be published.