BeritaKaltim.Co

Wawali: IPM Samarinda Tertinggi se-Kaltim

wawaliSAMARINDA, BERITAKALTIM.com -Tidak hanya fokus membangun secara fisik berupa pembenahan infrastruktur menuju kota metropolitan. Pemkot Samarinda juga terus fokus untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota ini. Salah satunya dengan program pendidikan gratis dengan maksud untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh lapisan masyarakat dari berbagai segmen untuk bisa mengenyam pendidikan.

Hal ini disampaikan Wakil Wali (Wawali) Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail dalam sebuah acara bersama para siswa dan guru belum lama ini.
Bahkan katanya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Samarinda tercatat sebagai yang paling tinggi dibanding kota dan kabupaten lainnya se-Kaltim. Selain karena sebagai ibukota provinsi, juga karena Kota Tepian terdukung oleh banyaknya sarana pendidikan baik sekolah maupun kampus yang tersebar hampir di seluruh penjuru kota.

“Ini berdasarkan hasil survei ilmiah yang bisa dibuktikan kebenarannya. IPM Samarinda saat ini sudah mencapai 78,67 persen, sehingga menjadi yang paling tinggi di antara daerah lainnya se-Kaltim,” katanya.
Semua ini lanjut Wawali, merupakan buah dari kerja sama seluruh elemen masyarakat. Selain kebijakan Pemkot yang sangat mendukung pendidikan, juga berkat dukungan masyarakat luas. Dengan angka 78,67 persen saja kata dia, sudah sangat lumayan. Karena untuk negara maju saja IPM-nya berkisar di atas 80 persen.

“Dengan angka 78,67 ini saja sudah masuk dalam kategori masyarakat kelas menengah ke atas,” terangnya.
IPM ini tutur Wawali, merupakan hasil yang diperoleh berdasarkan penilaian yang meliputi beberapa item pokok. Di antaranya keberhasilan pendidikan, derajat kesehatan yang terdukung oleh program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), serta income perkapita warga.

Bahkan income perkapita atau pendapatan warga disebut terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini tidak terlepas dari laju pertumbuhan ekonomi Samarinda yang relatif meningkat hingga di angka 5,8 persen kini.

“Ke depan kita akan terus mendorong pembangunan dan pengembangan industri kecil dan menengah untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kota ini,” pungkas Nusyirwan. (hms6)

Leave A Reply

Your email address will not be published.