BeritaKaltim.Co

Pindah Tugas, Mantan Kajari Puji Samarinda

kajariSAMARINDA, BERITAKALTIM.com – Mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Samarinda, Costantein Ansanay mengaku memiliki kesan khusus selama bertugas di Kota Tepian sejak 2013 lalu. Tidak hanya soal keramahan masyarakatnya yang heterogen.

Tetapi juga kerja sama yang baik dari seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), di mana Pemkot Samarinda termasuk di dalamnya. Ia menyebut Pemkot Samarinda patut menjadi contoh bagi daerah yang lain.

“Satu hal yang sangat berkesan bagi saya, dan akan terus saya kenang sepanjang masa.
Yaitu saat saya meminta 28 kontraktor mengembalikan uang atas pekerjaan yang dianggap bermasalah.

Dan itu dilaksanakan, sehingga kita bisa menyelamatkan uang kurang lebih Rp 10 miliar untuk masuk ke kas daerah,” ujar putra asli Papua yang kini diamanahi tugas baru di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) ini dalam acara pisah sambut dan ramah tamah di Rumah Jabatan (Rumjab) Wali Kota, Jalan S Parman, Selasa (16/6) malam lalu.

Ia bahkan mengaku sudah menceritakan semua pengalaman baiknya selama di Samarinda. Termasuk soal tata pemerintahan yang dianggapnya sangat baik.

“Makanya saya minta kepada masyarakat Papua, kalau mau belajar, tidak perlu ke Pulau Jawa. Cukup ke Kalimantan saja. Khususnya di Samarinda,” ungkapnya.

Sementara penggantinya, I Putu Gede Sudarma yang sebelumnya bertugas di Kejati Bali itu mengaku senang bisa kembali ke Kaltim lagi. Sebelumnya pada 2007 lalu, ia pernah menjabat sebagai Kajari Penajam Paser Utara (PPU).

“Kami minta kerja samanya, supaya bisa saling bersinergi dalam tugas. Terimalah kami, untuk menjadi bagian dari masyarakat Samarinda,” ungkap Putu yang malam itu didampingi istri sembari terus melempar senyum.

Sementara Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Zulfakar Noor mewakili Wali Kota Syaharie Jaang menyampaikan terimakasih atas kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini. Ia bahkan mengaku sangat terharu. Namun bagaimanapun juga, karena sudah menjadi tugas negara, sehingga harus diikhlaskan. Namun bila ada hal yang kurang berkenan di hati, diminta dengan sangat agar bisa dimaafkan.

Selanjutnya terhadap Kajari yang baru, Zulfakar mengucapkan selamat datang dan bertugas di Samarinda. Ia lantas memperkenalkan satu per satu pejabat yang hadir malam itu. Mulai dari empat orang asisten, lima orang staf ahli hingga para kepala dinas dan kepala bagian.
“Buat Pak Kajari yang baru, semoga nanti bisa betah tinggal di Samarinda. Kami di jajaran Pemkot Samarinda siap untuk bersinergi,” ungkapnya.

Sementara Wali Kota Syaharie Jaang yang baru selesai menghadiri acara bersama warga, malam itu masih menyempatkan waktunya untuk hadir pada acara tersebut. Ia bahkan sempat menyumbangkan satu lagu khusus bersama istrinya Puji Setyowati untuk Costantein.
“Selamat datang untuk Pak Putu, dan selamat jalan untuk Pak Costantein. Insya Allah, suatu saat nanti jika Yang Maha Kuasa mengizinkan, Pak Costantein akan kembali lagi bertugas di Kaltim,” ungkap Wali Kota sembari menjabat erat tangan Costantein penuh suasana persaudaraan. (hms6)

FOTO CAPTION: Ramainya masyarakat yang berziarah ke kubur leluhur menjelang bulan Ramadan, tidak terkecuali Walikota Samarinda H Syaharie Jaang yang ditengah kesibukkannya menyempatkan untuk ziarah ke makam orang tuanya. Jaang juga hampir tiap Jumat jika di Samarinda melakukan ziarah ke makam orang tuanya, bahkan tidak jarang meski malam hari tetap ziarah, seperti sewaktu mau umroh berziarah ke makam orang tua di kuburan Muslimin Jl P Antasari juga di malam hari.
Teks Foto: KENANG-KENANGAN. Sekkot Samarinda Zulfakar Noor memberikan cinderamata berupa plakat sarung Samarinda untuk mantan Kajari Samarinda Costantein Ansanay.

Comments are closed.