BeritaKaltim.Co

Optimis Lampaui Target, Retribusi Menara Telekomunikasi di Samarinda

sawarinda tower webSAMARINDA, BERITAKALTIM.com- Walaupun baru berbekal Peraturan Walikota Nomor 23 tahun 2013 dan Perubahan atas Peraturan Walikota tersebut Nomor 16 tahun 2014, karena mengusulan Peraturan Daerah baru akan dilaksanakan tahun ini, namun Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kominfo kota Samarinda selama tiga tahun ini selalu dapat memenuhi target pendapatan daerah yang ditetapkan.

“Alhamdullillah selama tiga tahun ini kami selalu dapat memenuhi target yang telah ditetapkan, untuk tahun ini walaupun capaian masih sekitar 50 persen an, namun kami optimis dapat memenuhinya bahkan InsyaAllah dapat melampauinya dari target sekitar 1,1 Milyar menjadi 1,2 Milyar,” kata HM. Faisal,SSos, MSi, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kominfo kota Samarinda.

Optimistme ini berdasarkan hasil pertemuan informal yang selalu dilakukan sebagai upaya persuasive, apalagi SKRD secara keseluruhan juga baru diselesaikan dan sekarang sedang dalam proses penyerahannya dan menunggu pembayaran saja.

Untuk diketahui jumlah menara telekomunikasi yang terdaftar di kota Samarinda sebanyak 238 buah yang terdiri dari menara provider, menara pemerintah maupun menara bersama termasuk di dalamnya rooftop.

Sebagai upaya keamanan, Tim Pengendalian dan Pengawasan Menara Telekomunikasi telah pula menyelesaikan pemasangan plang tanda nomor registrasi, sebagai tanda telah memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku di seluruh menara tersebut,

“Sebagai upaya kontrol dan register telah kami pasang plang tanda register di setiap menara, walaupun sangat disayangkan beberapa banyak yang telah di ambil oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, namun segera akan kami ganti lagi,” ujar Faisal.

Sebagai salah satu alat vital telekomunikasi, berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 tahun 1999 sebenarnya kita semua wajib melindungi dan menjaga keamanannya, dan sanksi hukumnya sangat jelas. Apalagi sekarang kita terus berupaya untuk menghilangkan areal “blankspot” di kota Samarinda dan di jalur antar kota,

“Untuk menghilangkan areal blankspot ini, maka keberadaan, keamanan dan perawatan dari menara-menara ini merupakan unsur penting sekali. Namun kenyamanan dan keamanan masyarakat di sekitarnya juga menjadi perhatian kami,” Lanjut mantan Kabag Humas ini mengakhiri. #PR

Comments are closed.