BeritaKaltim.Co

Ramadhan Volume Sampah di Berau Bertambah

berau Petugas KebersihanTANJUNG REDEB, BERITAKALTI,.com- Volume sampah sepanjang puasa Ramadhan di Kabuparen Berau diprediksi meningkat 10 sampai 15 persen. Oleh sebab itu, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) setempat akan lebih intens untuk menangani sampah tersebut.

“Peningkatan sampah sebesar 10 sampai 15 persen selama bulan ramadan itu masih bisa diantisipasi. Sehingga DKP tidak akan menambah personel dan jam angkut kebersihan,” kata Kepala DKP Berau H M Ismail SIP. Menurutnya, peningkatan volume sampah tersebut disebabkan adanya sampah tambahan dari pedagang musiman, serta tambahan komoditas makanan yang tersedia untuk kebutuhan berpuasa.

“Ada tambahan volumenya dari sampah makanan, maupun kemasan makanan ” jelasnya,

Untuk mengantisipasi semakin tingginya volume sampah pada bulan Ramadhan ini, pihaknya menempatkan satu buah kontainer di kawasan pasar lama yang lokasinya berdekatan dengan pasar wadai Ramadhan Jalan PD Guna Tanjung Redeb.

“Untuk penambahan petugas kebersihan beberapa orang juga dilakukan. Untuk Ramadhan tahun ini tidak bertepatan dengan musim buah, sehingga volume sampah peningkatannya tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya, akan tetapi tetap saja volume sampah makin bertambah”.

Menyangkut jam pengangkutan pada tempat pembuangan sampah atau TPS sementara, pada bulan Ramadhan juga mengalami perubahan. Jika biasanya diangkut pada pukul 00.00 tengah malam, maka jadwalnya dimajukan 2 jam lebih awal. Hal ini dilakukan agar memberikan kesempatan para petugas pengangkut sampah bisa menjalankan makan sahur seperti warga lainnya

Mantan Sekretaris DPRD Berau tersebut menambahkan, pada hari biasa, setiap harinya sampah yang dihasilkan di Kabupaten Berau mencapai ratusan ton. Nah, selama bulan puasa, diperkirakan bisa bertambah hingga 15 persen ton sampah. Jumlah tersebut dinilai masih tergolong kecil dan mampu diatasi oleh DKP. Hal itu dikarenakan saat ini pihaknya sudah menggerakkan pengangkutan sampah pada malam hari.

Namun, apabila angka yang telah diprediksi ternyata meningkat, maka pihaknya akan mengoptimalkan jam kerja dari petugas kebersihan agar tidak ada tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah (TPA). “Biasanya masih di angka standar, belum terlalu banyak peningkatan sampahnya,” katanya.

Terpisah salah seorang petugas kebersihan, Udin saat ditemui di sekitar Jalan Raya jenderal Ahmad Yani mengatakan, tidak akan ada peningkatan berarti terkait volume sampah selama Ramadhan. Hanya saja, penumpukan akan terjadi sore hari dimana dihasilkan dari para pedagang dadakan yang menjajakan menu makanan berbuka puasa.

Hal itu tidak memberatkan dirinya dalam bekerja. “Paling banyak ketika sore hari namun tambahan hanya sedikit, tahun sebelumnya juga sama. Yang jelas kalau lebaran Idul Fitri nanti kenaikan volume sampah bisa dirasakan,” ujarnya. #hel

Comments are closed.