BeritaKaltim.Co

Daya Tampung SMA dan SMK Negeri Hanya 8.886 Siswa

samarinda Dr. H Asli Nuryadin Kepala Dinas Pendidikan Kota SamarindaSAMARINDA, BERITA KALTIM.com- Daya tampung SMA dan SMK Negeri se-Samarinda tahun ajaran baru 2015/2016 hanya 8.886 siswa. Rinciannya untuk SMA Negeri sebanyak 3.372 siswa dan SMK Negeri sebanyak 5.514 siswa.

“Penerimaan siswa baru dimulai hari ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, H Asli Nuryadin pada beritakaltim.com. “Sebagian dari sekolah tersebut sudah melaksanakan penerimaan siswa baru berbasis komputer,” tambahnya.

SMA Negeri yang sudah merima siswa baru berbasis komputer adalah SMA Negeri 1, 2, 3, 5, dan SMA Negeri 8 Samarinda dengan siswa baru yang bisa diterima 1.440 siswa, atau 25% dari total siswa baru diterima di SMA Negeri.

Sedangkan SMK Negeri yang menerima murid baru berbasis komputer adalah SMK Negeri 1, 4, 5, 6, dan SMK Negeri 7 Samarinda dengan daya tampung seluruhnya 1.806 sisawa atau 33% dari seluruh siswa yang bisa diterima di SMK Negeri se-Samarinda.

“PSB berbasis komputer itu sudah menjadi program pemerintah. Kemendikbud beranggapan dengan penerimaan online bisa mempercepat pemberian nomor induk siswa secara nasional dibandingkan penerimaan siswa secara manual,” kata Asli.

Sekolah yang masih menerima siswa baru secara manual, model konvensional, sisawanya lambat menerima nomor induk nasional, dan pekerjaan sekolah tambah berat karena, dua kali kerja. Saat memintakan nomor induk siswa secara nasional harus mengetik ulang lagi, dan memakan waktu. “Tapi kalau siswa baru diterima lewat online atau berbasis komputer, bisa lebih cepat dapat nomor induk siswanya secara nasional,” ungkapnya.

Sedangkan tujuan lain dari penerimaan siswa berbasis komputer adalah transparansi. Kita di Samarinda juga menuju transparansi dalam penerimaan siswa baru, Cuma prasarana, sarana, dan sumberdaya manusianya harus disiapkan dulu.

“Kota Balikpapan tahun ini full menerima siswa baru berbasis komputer, online. Kita lihat dulu seperti apa hasilnya dan reaksi masyarakat, nanti setelah Balikpapan melakukan evaluasi, kita belajar ke Balikpapan,” kata Asli lagi.

Penerimaan siswa baru berbasis komputer itu lebih membutuhkan kesiapan masyarakat dan pengelola sekolah dibandingkan peralatan yang diperlukan. Samarinda dalam dua tahun ke depan akan menyiapkan pengelola sekolah maupun masyarakat. “Tranparansi itu membutuhkan kesiapan lahir dan bathin semua pihak, baik itu masyarakat maupun pengelola pendidikan,” ungkapnya.

Tahun ajaran 2015/2016 ini SMA Negeri 1 Samarinda menerima siswa baru 320 siswa, SMAN 2 (288), SMAN 3 (256), SMAN 4 (352), SMAN 5 (360), SMAN 6 (252), SMAN 7 (216), SMAN 8 (216), SMAN 9 (180), SMAN 11 (180), SMAN 12 (72), SMAN 14 (108), SMAN 15 (108), SMAN 16 (96), SMAN 17 (180), dan SMAN Terbuka 11 (60).

Sedangkan SMKN 1 Samarinda tahun ini menerima siswa baru 352 orang, SMKN 2 (504), SMKN 3 (396), SMKN 4 (360), SMKN 5 (396), SMKN 6 (374), SMKN 7 (324), SMKN 8 (288), SMKN 9 (216), SMKN 10 (216), SMKN 11 (252), SMKN 12 (216), SMKN 14 (216), SMKN 15 (396), SMKN 16 (144), SMKN 17 (216), SMKN 18 (180), SMKN 19 (252), SMKN 20 sebanyak 216 siswa baru.

Selain di sekolah disebutkan diatas, juga ada peluang untuk bersekolah di SMK Kehutanan Negeri Samarinda, SMK Negeri Pelayaran Kalimantan di Samarinda, dan SMK SPP Negeri Samarinda.#into

Comments are closed.