BeritaKaltim.Co

“Klakson Rusak, Bus Dilarang Jalan”

IMG_9791SAMARINDA,BERITAKALTIM.COM – Pemkot Samarinda bersama seluruh jajaran terkait berupaya keras untuk memberikan pelayanan maksimal sebelum dan pasca Idul Fitri tahun ini. Termasuk layanan transportasi baik untuk arus mudik maupun arus balik. Tidak hanya secara kuantitas dengan menyiapkan banyak armada angkutan baik darat maupun sungai.

Tetapi juga memperhatikan sisi kualitas pelayanan. Termasuk kesiapan mesin, sehingga benar-benar dinyatakan laik jalan. Berikut pengemudinya, dalam hal ini sopir bus maupun nahkoda kapal.

Hal ini ditegaskan Wakil Wali (Wawali) Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail saat pembukaan posko angkutan Lebaran 2015 di Terminal Bus Sungai Kunjang, kemarin. Di sana, Wawali memeriksa sejumlah armada bus hingga mobil derek. Berikut melihat kesiapan posko layanan kesehatan maupun ruang tungggu di terminal.

“Secara umum semuanya sudah bagus. Saya mewakili Pak Wali Kota (Syaharie Jaang, Red) menyampaikan penghargaan yang tinggi atas kerja sama Dishub bersama aparat Polresta, Jasa Raharja hingga Organda selama ini. Hanya secara tidak sengaja, saya temukan ada bus yang klaksonnya tidak berfungsi,” tutur Wawali.

Untuk armada bus yang klaksonnya tidak berfungsi tiu lanjut dia, dinyatakan tidak layak untuk jalan. Karena aitu, ia meminta agar langsung diperbaiki kemarin siang. Bus tersebut baru bisa dinyatakan layak beroperasi jika semuanya sudah beres.
“Memang klakson ini kadang dianggap sepele. Tapi memang sangat perlu dan menjadi kelengkapan kendaraan. Jadi kita awasi secara berlapis hingga ke hal terkecil sekalipun,” tuturnya.

Selain itu lanjut Wawali, pihaknya juga bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda untuk melakukan tes urin bagi para pengemudi. Jika terindikasi mengkonsumsi narkoba ataupun minuman keras (miras), maka pengemudi bersangkutan tidak diperbolehkan untuk bekerja.

“Kalau soal jumlah armada kita sangat cukup. Karena hampir tidak ada lonjakan penumpang mudik seperti yang terjadi di Pulau Jawa. Tapi tetap kita antisipasi. Yang terpenting bagi kita adalah mengedepankan keselamatan dengan menekan semaksimal mungkin angka kecelakaan. Jadi kita mau supaya layanan angkutan tahun ini jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” tegas Nusyirwan.

Sementara Kepala Dishub Kota Samarinda, Abdullah dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kabid LLAJ, Harri Prabowo menyebut ada enam posko yang dibangun tahun ini. Di antaranya posko induk di Kantor Dishub Samarinda Jalan MT Haryono, Posko Terminal Bus Sungai Kunjang, Posko Terminal Bus Lempake, Posko Terminal Bus Samarinda Seberang, Posko Dermaga Mahakam Ulu di Jalan Untung Suropati, serta Posko Dermaga Mahakam Ilir di Jlan Yos Sudarso.

“Jumlah armada bus maupun kapal juga sangat cukup dengan jumlah seat yang cukup banyak. Intinya kita ingin supaya penumpang jangan terlalu lama menunggu. Jadi lebih cepat terlayani,” pungkas Abdullah. (hms6)

Teks Foto:
CEK KELAYAKAN. Wawali Nusyirwan Ismail memasang tanda laik jalan pada salah satu armada bus, seusai memimpin apel pembukaan posko angkutan Lebaran 2015 di Terminal Sungai Kunjang, kemarin.

Teks Foto:
JALIN SILATURAHMI. Wawali Nusyirwan Ismail dan Kepala Dishub Abdullah beserta staf saat foto bersama seusai buka puasa dan salat Maghrib, Rabu (8/7) lalu.

Comments are closed.