BeritaKaltim.Co

DPRD Minta ULP lebih Selektif Dalam Memutuskan Rekanan Proyek

Supriyadi (1)TENGGARONG, BERITAKALTIM.COM – Sekretaris Komisi I DPRD Kukar Supriyadi mengatakan, DPRD Kukar meminta agar Unit Layanan Pengadaan (ULP) agar lebih selektif dalam memutuskan rekanan proyek. Ini dilakukan agar pembangunan berjalan maksimal.

“ULP dan SKPD terkait seperti Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (DBMSDA) dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang juga harus benar-benar melakukan pengawasan terhadap proyek yang dikerjakan oleh kontraktor, “ungkapnya.

DPRD, lanjut Supriyadi, sering kali menemukan proyek yang dikerjakan tidak sesuai dengan ketentuan.“Kami melihat baik proyek multiyears maupun proyek yang lain, kualitasnya sangat rendah sekali. Ini juga menjadi suatu bagian penting, bahwa duit yang sudah kita gelontorkan ratusan miliar jangan sampai hanya sia-sia,” tuturnya.

Supriyadi mencontohkan, proyek semenisasi jalan di Desa Jembayan Dalam adalah salah satu proyek yang diduga asal-asalan. Pasalnya, proyek itu baru berumur setahun tapi sudah amblas. “Selain kualitas jalan yang tidak baik ada juga pembangunan yang tidak merata. Ini jangan hanya terpusat di kota, tapi pembangunan juga harus merata di 18 kecamatan,” ungkapnya.

Supriyadi menegaskan tidak boleh hanya daerah hulu Mahakam yang mendapatkan porsi besar, tapi daerah pantai juga harus mendapat porsi ideal. “Ini menjadi suatu bagian yang ada dan kami minta kepada Bappeda, karena Bappeda ini selayakanya dapur, maka perencanaan-perencanaannya yang dulu sudah dilaksanakan itu harus dilaksanakan dengan baik. Jangan sampai membuat perencanaan-perencanaan baru.” tegasnya. #Wn

Comments are closed.