BeritaKaltim.Co

Puting Beliung, Rumah Ketua RT Terangkat dan Dihempaskan

bontang rumah dihantap puting bewliungBONTANG, BERITAKALTIM.com- Angin Puting Beliung kembali merobohkan rumah di pesisir loktuan. Kali ini, Puting Beliung menghempaskan 4 rumah milik warga Selambai, Kelurahan Bontang Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (05/9/2015) sekitar pukul 15.15 wita.

Saksi mata yang melihat langsung kejadian, Iraffe, mengatakan kejadian tersebut bermula pada saat penghuni rumah sedang istirahat siang.

Dari keterangan saksi mata di TKP, Iraffe (40) mengatakan, kejadian bermula saat ia baru bangun tidur. Perempuan paruh baya tersebut menuju ke dapur yang rumahnya bersambung langsung dengan rumah milik Rizal ketua RT 05 Selambai tersebut.

Dari penjelasannya saat ia ingin mengambil air untuk membasuh wajah, tiba -tiba terdengar suara gemuruh dari tiang rumah miliknya dan 4 rumah milik Rizal.

Kejadian tersebut terbilang singkat, dengan hitungan detik rumah tersebut sudah terangkat dan langsung dihempas ke air hingga ambruk dan tenggelam.

“Tiba-tiba ada angin yang mengangkat rumah pak RT, setelah diangkat rumah itu langsung dihempaskan ke bawah sampai hancur. saya pun langsung teriak minta tolong karena didalam banyak orang yang sedang tidur siang pak,” tutur Iraffe dengan nada gemetar.

Iraffe juga menambahkan bahwa 4 rumah yang terdiri dari 4 Kepala Keluarga tersebut dihuni oleh 36 orang dan semuanya masih berada di dalam rumah dan mereka ikut dihempaskan ke laut oleh Puting Beliung.

“Saya lihat mereka ikut dihempaskan ke air, karena mereka semua masih di dalam rumah,”tambahnya. Tiga orang pingsan dan mengalami luka serius. Satu orang belum diketahui identitasnya.

Tiga warga yang menjadi korban terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Pupuk Kaltim Bontang menggunakan ambulans karena menderita luka serius di bagian kepala.

Amrullah (42) warga yang ikut membantu mengevakuasi korban Puting Beliung tersebut mengatakan ketiga korban yang dilarikan ke RS PKT dalam kondisi tak sadarkan diri dan 1 diantaranya perempuan yang tinggal di rumah tersebut.

“Mereka pingsan pak, Risna, Herman dan satu orang lagi gak tau namanya soalnya tidak tinggal dirumah situ, dia cuma temannya Herman, bagian kepalanya sobek jadi terpaksa dibawa lari ke Rumah Sakit,” tuturnya.

Selain itu, 33 Korban lainnya saat ini untuk sementara ditampung di rumah warga yang siap untuk memberikan tempat tinggal sementara sembari menunggu perbaikan rumah mereka yang porak-poranda. #nd

Comments are closed.