BeritaKaltim.Co

Penemuan Tengkorak Bayi, Belum Ada yang Mengaku Kehilangan

samarinda lokasi penemuanSAMARINDA, BERITAKALTIM.COM – Hingga selasa (8/9/2015) siang, Polisi belum berhasil mengungkap identitas bayi yang ditemukan dalam kondisi tulang belulang di tumpukan pipa pembangunan jembatan Mahakam. Kesulitan polisi lantaran hingga saat ini belum satupun warga yang melaporkan kehilangan anaknya.

“Kami sudah berupaya mengumumkan melalui media massa atau media lainnya terkait penemuan tengkorak bayi tersebut hanya saja hingga selasa siang ini belum satupun warga yang melaporkan kehilangan anaknya,” kata Kompol Sudarsono kasat Reskrim Polresta Samarinda yang ditemui selasa sore.

Hambatan lainnya yakni, belum keluarnya hasil otopsi dari rumah sakit guna memudahkan polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.

“Untuk mengungkap penyebab kematian korban ini akan kita lakukan dengan mencocokkan hasil otopsi dan hasil tersebut masih kita tunggu dari rumah sakit,” tambahnya.

Kemungkinan korban sengaja dibunuh untuk dijadikan tumbal pesugihan atau sejenisnya, mantan Kapolsek Pelabuhan ini menyatakan belum berfikir kearah sana. Pasalnya, konsentrasi polisi saat ini masih seputar mengungkap penyebab kematian, pengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan barang bukti yang ada dilapangan untuk dijadikan bahan penyelidikan.

“Kita belum befikir ke arah sana, konsentrasi kita masih seputar pengumpulan keterangan dari para saksi dan barang bukti untuk dijadikan bahan penyelidikan,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sabtu malam lalu, kawasan jalan Selamet Riyadi kecamatan Sungai Kunjang tepatnya di penumpukan pipa material pembangunan jembatan Mahakam digegerkan penemuan tulang belulang. Dugaan sementara, tulang belulang tersebut merupakan tulang bayi dengan usia antara satu hingga dua tahun. Oleh Petugas tulang belulang ini dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi guna mengungkap penyebab kematian korban. #Aya

Comments are closed.