BeritaKaltim.Co

Musibah Crane Ambruk di Makkah, Jamaah Bontang Aman

cranne ambruk makkahBONTANG,BERITAKALTIM.com-Berita duka datang dari Masjidil Haram di kota Makkah. Jumat (11/9/2015) kemarin, angin kencang disertai hujan deras kembali melanda kota Mekkah hingga menyebabkan salat satu alat konstruksi (crane) jatuh dan menimpa Masjidil Haram.

Kantor Kementrian Agama Bontang melalui Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh, Ali Mustofa hari ini (12/9/2015) saat dihubungi membenarkan peristiwa jatuhnya crane di Masjidil Haram. Ia mengatakan kejadian tersebut terjadi saat sore hari saat jamaah haji tengah beribadah.

“Iya, kemarin sore ada crane yang jatuh di Masjidil Haram waktu jamaah sedang sa’I dan tawaf,” ujar Mustofa.

Mustofa mengakui sampai saat ini dirinya masih menunggu perkembangan informasi dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) terkait kondisi jamaah Haji asal Kota Taman.

“Kami masih menunggu perkembangan informasi dari pendamping. Saat ini masih dilakukan pendataan mengenai kondisi jamaah kita,” ujarnya.

Menurut Mustofa, beberapa tahun terakhir beberapa alat konstruksi tampak dibeberapa titik di Masjidil Haram. Pasalnya, pemerintah Arab Saudi tengah melakukan proses perluasan di Masjidil Haram.

“Sudah beberapa tahun ini memang ada pekerjaan pembangunan di Masjidil Haram. Pemerintah Arab ingin memperluas tempat ibadah agar bisa menampung lebih banyak jamaah,” tambahnya

Dirinya mengatakan bahwa saat ini Laskar Arab tengah mengamankan lokasi kejadian jatuhnya crane di Masjidil Haram agar jamaah bisa kembali beribadah.

“Lokasi kejadian pasti sudah ditutup sementara dengan Police Line oleh Laskar Arab agar jamaah bisa tetap beribadah di Masjidil Haram,” ujarnya.

Kendati demikian, ia mengimbau agar jamaah haji asal Bontang tetap fokus beribadah dan langsung kembali ke penginapan usai melaksanakan ibadah melihat kondisi cuaca di kota Mekkah saat ini sedang tidak bersahabat.

“Kami minta jamaah tetap fokus ibadah, pasrahkan pada Yang Maha Kuasa. Kalau sudah selesai ibadah langsung kembali ke penginapan. Tidak usah melihat orang kerja di Masjidil Haram,” ujarnya.

Sembari menunggu perkembangan informasi, Mustofa berharap jamaah haji asal Kota Taman tidak ada yang menjadi korban pasca kejadian ini.

“Mudahan tidak ada korban. Pendamping pasti segera memberikan informasi kalau ada jamaah yang jadi korban. Kita doakan yang terbaik saja buat jamaah kita,” tutupnya.#nd

Comments are closed.