BeritaKaltim.Co

Akses Jalan Menuju KIPI Maloy Tak Maksimal

Veridiana Wang
Veridiana Wang

SAMARINDA,BERITAKALTIM.COM – Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy di Kutai Timur (Kutim), dinilai kurang maksimal. Salah satunya karena pembangunan akses jalan menuju lokasi tersebut tak kunjung selesai. Padahal triliunan rupiah sudah mengucur dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim.

Program APBN yang diluncurkan ke Kutim itu masuk alokasi anggaran 2014. Di antaranya pembangunan akses Maloy I dan II dengan alokasi Rp 125 miliar dengan panjang akses mencapai 5 kilometer.
Menurut anggota Komisi III DPRD Kaltim Veridiana Wang, infrastruktur harusnya menjadi fokus yang paling utama, terutama akses jalan menuju Pelabuhan Maloy yang digadang-gadang akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Dengan anggaran yang telah dialokasikan harusnya dapat terlihat perkembangannya. Kenyataannya akses jalan menuju lokasi pelabuhan masih sangat parah kondisinya.

“Ini harus menjadi perhatian bersama baik pemerintah daerah maupun legislatif. Pelabuhan itu ‘kan harapan kita bersama dalam menopang perekonomian Kaltim. Jadi tidak ada alasan untuk tidak segera memaksimalkan akses penunjang infrastrukturnya,” kata dia.
Lebih lanjut lagi Ketua Fraksi PDIP tersebut mengatakan saat ini masih ada ketidaksiapan pembangunan pelabuhan tersebut terutama dari sisi jalan, seperti jalan lintas kabupaten yang kondisinya justru sangat memprihatinkan.

“Tentu menjadi pertanyaan bersama, kawasan industri yang telah dikonsep dengan baik dan akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara tapi infrastruktur jalannya tidak siap. Masih banyaknya jalan bergelombang di sepanjang jalan poros Samarinda-Bontang menuju Sangkulirang menunjukan bahwa infrastruktur tidak maksimal,” ucapnya.

Namun bagaimanapun, menurut Veridiana pembangunan jangka panjang yang telah diusulkan terhadap pembangunan Pelabuhan Maloy dan infrastruktur penunjang lainnya harus diapresiasi, dengan harapan ke depan nanti akan bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Timur. Untuk gedung yang telah terbangun di area lokasi pelabuhan diharapkan juga bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan orang banyak di kawasan tersebut. adv/yud/oke

Comments are closed.