BeritaKaltim.Co

PKK Samarinda, Juara 1 Nasional yang Berguru ke Gunungkidul (2)

Tertarik Magis To TV ala Desa Giripanggung
Tertarik Magis To TV ala Desa Giripanggung

SAMARINDA, BERITAKALTIM.COM – SETELAH di Wonosari ibukota kabupaten Gunungkidul sharing informasi dengan pengurus PKK kabupaten, tidak puas di sini, kemudian dilanjutkan di Balai Desa Giripanggung, kecamatan Tepus masih di kabupaten yang saat ini sedang kekeringan.

Kedatangan rombongan yang kembali dipimpin ketua TP PKK Samarinda Puji Setyowati dan wakil ketua TP PKK Samarinda Sri Lestari Nusyirwan tidaklah salah, karena desa Giripanggung merupakan desa yang banyak mengukir prestasi daerah hingga nasional, bahkan terakhir baru saja meraih juara harapan II nasional PKK KBKES.
“Memang anggaran kami minim sekali. Untuk tingkat kabupaten saja Rp 70 juta, apalagi di kami sampainya berapa. Tapi dengan semangat dan inovasi inovasi, kami bisa meraih prestasi seperti baru-baru ini meraih juara harapan II lomba PKK KBKES,” ucap ketua PKK Desa Giripanggung Giyatmi.
Berbagai inovasi yang diprogramkan menurutnya mampu membuahkan prestasi. Seperti Magis To TV atau Magrib Tekan Isya Tanpo TV merupakan inovasi yang dikembangkan masyarakat Desa Giripanggung, yang mana Magrib sampai dengan Isya tanpa TV. Seperti diketahui, ketergantungan masyarakat dengan konten tayangan TV menjadi salah satu sumber yang menjadi persoalan sosial, baik itu kalangan orang dewasa maupun anak-anak. Disamping itu, konten TV yang disajikan pada waktu ibadah shalat Magrib sampai shalat Isya merupakan siaran unggulan.
Atas dasar itulah, melalui kesepakatan dalam rapat pada tanggal 10 Oktober 2014 silam mulai melakukan gerakan dan aksi Magis To TV. Meski terbilang baru, cara ini termasuk aksi jitu memerangi kebiasaan menonton TV pada sore hari.
“Kita juga mencoba meningkatkan keharmonisan antar keluarga melalui komunikasi yang kadang jarang terjadi di beberapa keluarga. Selain itu, roh keagamaan juga ada dalam gerakan ini,” imbuhnya.
Giyatmi juga memperkenalkan program inovasi lainnya berupa gerakan Bumbung Penyelamat. Gerakan ini merupakan langkah untuk kesehatan keluarga dimana para perokok pasif terhindar dari perokok aktif yang sering merokok di sembarang tempat. Puji mengaku inovasi ini bisa menjadi pemicu minat anak-anak dalam belajar. “Secara umum apa yang ada seperti apa yang ditulis. Magis to TV suatu hal yang menjadi pemicu minat berlajar, terlebih juga beragama,” ucap Puji yang serasa pulang kampung saat kunjungan itu.
Puji menyebutkan banyak hal yang bisa diadopsi walaupun kultur dan budaya antara warga Desa Giripanggung dengan Samarinda tentunya berbeda, tapi setidaknya ada acuan yang bisa dibawa mengajak warga Samarinda.
Tampak hadir pula menjamu rombongan PKK Samarinda diantaranya kepala BPMPKB Sudjoko, Camat Kecamatan Tepus Sukamto dan kepala Desa Giripanggung Heri Purwanto. #hms2/habis

Comments are closed.