BeritaKaltim.Co

Waspada! Pencurian Bermodus Hipnotis Sudah Masuk ke Bontang

Jpeg
pedagamg

BONTANG, BERITAKALTIM.com – Mencuri dengan modus hipnotis yang sempat marak di daerah lain Indonesia kini merambat masuk ke Bontang.

Seperti yang terjadi pada Samsia (40) Pemilik Toko Emas di Pasar Sementara Rawa Indah. Dia dihipnotis sekitar puul 12.15, Jumat (11/9/2015) sampai pencuri yang dominan wanita berhasil membawa Kabur barang dagangannya seberat 45g Emas kalung dan gelang yang jika dirupiahkan sekitar Rp21 Juta.

“Mereka beraksi pada waktu orang pada shalat jumat dan disitu waktu-waktu sunyi karena sekuriti pasar pun pergi shalat Jumat semua. Pos dalam keadaan kosong, saya juga pernah dibobol pak dari atas atap tapi untung aja gak ada yang hilang,” ujar Rahim, pemilik Toko Emas Cahaya yang berdampingan dengan Toko Emas milik Samsia.

Tak puas sampai disitu, komplotan pencuri tersebut kembali melancarkan aksinya keesokan harinya. Kali ini sasaran mereka seorang ibu yang bergadang sembako di Pasar Rawa Indah.

Pencuri tersebut berhasil menggasak tas Hasna (42) yang berisikan Emas, sejumlah uang dan surat tanah miliknya. Nahasnya, Darma teman korban mengatakan saat ini Hasna dirawat Inap di RSUD Kota Bontang pasca kejadian karena trauma dan terkena strok ringan.

“Ibu Hasna sekarang dirawat di RS karena Strok ringan. Mungkin dia kaget dan masih gak percaya dengan kejadian ini,”ucap Darma di Pasar Rawa Indah tempat ia berjualan.

Selain itu, dari keterangan pedagang setempat, ciri-ciri mereka biasanya membawa bayi dan sengaja belanja di toko atau lapak tempat mereka berjualan. Dari modus itu si pencuri mempelajari suasana, jika merasa aman mereka langsung sekejap kilat mengambil barang-barang yang bisa ia bawa seperti pampers dan dan minyak goreng.

“Dagangan saya pernah diambilnya tapi cuma Pampers aja mas, kalau toko yang di depan saya yang diambil minyak goreng tapi gak tau berapa jerigen tapi yang jelas banyak,”tambahnya.

Disisi lain, pedagang juga mengharapkan agar petugas yang berwenang (Security Pasar) lebih menambah jadwal patroli dan berharap agar Patroli pasar yang berjumlah 6 orang ini dibagi dengan 2 tempat yakni di bagian belakang dan depan pasar.

“Kalau bisa sekuriti jangan di belakang aja nongkrongnya. Kalau bisa dibagi ada juga di depan,” tukas Rahim.#nd

Comments are closed.