BeritaKaltim.Co

Dua Mantan Legislator Kembali ke Karang Paci

zaenal haq dan adreas sirandenBERITAKALTIM.com- Dua mantan anggota DPRD Kaltim Periode 2009-2014 bakal kembali ke “karang Paci” melalui proses pergantian antar waktu (PAW). Keduanya adalah H Zaenal Haq ST dari Partai Keadilan Sejahtera dan Adreas P Sirenden dari Partai Hanura. Sedangkan pendatang baru adalah Hj Syarifah Fatimah Alawiyah dari Partai Golkar.

“Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur sedang memproses ketiganya masuk ke DPRD Kaltim melalui PAW (Pergantian Antar Waktu) tiga rekannya yang sudah ditetapkan KPU Balikpapan, Berau, dan Kubar sebagai pasangan calon bupati/wali kota di Pilkada 2015,” kata Muhammad Taufik, Ketua KPU Kaltim kepada beritakaltim.com.

Disebutkan, seemua berkas sudah masuk, baik dari DPRD Kaltim atas nama-nama yang mengundurkan diri maupun nama-nama penggantinya dari partai politik. Secepatnya dibawa ke Mendagri untuk disahkan dalam bentuk surat keputusan.

Tiga nama anggopta DPRD Kaltim yang mengundurkan diri terkait Pilkada 2015 yakni, Muharram dari Partai Keadilan Sejahtera adalah calon bupati Berau digantikan H Zainal ST, Rama Asia dari Partai Hanura calon bupati Kubar gantikan Andreas P Sirenden, sedangkan Andi Burhanuddin Solong dari Partai Golkar, calon wali kota Balikpapan digantikan Hj Syarifah Fatimah Alawiyah.

Menurut Taufik, proses pemberhentian ketiga anggota Dewan yang maju di Pilkada dan PAW-nya akan diurus bersamaan, sehingga nanti diharapkan saat surat keputusan pemberhentian ditandatangani Mendagri terbit juga bersamaan SK PAW. “Biar sekali kerja dan tidak bolak-balik ke kemendagri mengurusnya,” tambahnya.

Disebutkan pula, nama-nama pengganti yang disampaikan partai politik akan dicek KPU dengan hasil Pileg 2014, terutama perolehan suara pengganti haruslah yang memperoleh suara terbanyak kedua dari yang digantikan. “Apabila ketiga nama pengganti yang diusulkan parpol sudah klop dengan hasil perolehan suara di Pileg 2014, maka dibuatkan surat resmi ke Mendagri,” kata Taufik.

Tentang batas waktu proses pemberhetian anggota Dewan yang calon kepala daerah, kata Taufik, SK pemberhetian dari Mendagri sudah harus diserahkan masing-masing calon ke KPU Kabupaten/Kota paling lambat 23 Oktober 2015, atau 60 hari sejak ditetapkan sebagai calon, yakni 23 Agustus 2015.

Ia yakin batas waktu itu bisa dipenuhi sebab, proses di daerah, termasuk surat pengantar dari gubernur kini juga dalam proses, begitu pula di KPU yang memproses PAW. “Saya juga terus berkomunikasi dengan sekretaris DPRD Kaltim. Paling lambat awal Oktober kedua berkas itu sudah diantar ke Mendagri,” kata Taufik. #into

Comments are closed.