BeritaKaltim.Co

Segiri Pasar Terbesar, Ada 3 RT Bermukim

safari jumat segiri
safari jumat segiri

SAMARINDA, BERITAKALTIM.COM — Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menilai pasar Segiri sebagai pasar terbesar di Kaltim, yang dihuni warga sebanyak 3 RT sehingga pasarnya pantas disebut pasar tidak pernah tidur.

“Pasar Segiri ini buka 24 jam. Saya lewat jam 10 malam, ada truk bongkar muat, lewat lagi jam 2 dini hari masih ada juga yang bongkar bahkan warga yang berbelanja, apalagi subuh pun sudah ramai aktifitasnya. Tidak pernah tidur,” ungkap Syaharie Jaang dalam sambutannya saat silaturahmi seusai shalat Jumat di masjid Al Hikmah Pasar Segiri, kemarin.

Menurut Jaang 24 jam berinteraksi dikarenakan pedagangnya juga sebagian besar bemukim di Segiri, bahkan jumlah mencapai 3 RT. “Beda dengan pasar pasar lainnya, yang hanya pagi hingga siang saja. Ini karena memang berbeda dengan di Segiri,” tandasnya.

Walaupun demikian, Jaang mengatakan di era kepemimpinan bersama Nusyirwan Ismail juga komitmen membangun dan membenahi pasar. Apalagi pertumbuhan penduduk begitu pesat dan menyebar.

“Kita terus membenahi dan membangun pasar. Program ini akan terus kita lakukan dalam membangun pasar, mengingat pesatnya pertumbuhan diiringi menyebarnya warga, terlebih lagi Samarinda sebagai ibukota propinsi letaknya berbatasan dengan daerah kaya. Bukan hanya warga Kukar dan Bontang saja, warga Kubar, Mahulu hingga Kutim pun memenuhi kebutuhan sehari-hari mengambilnya di Samarinda,” imbuh Jaang.

Terkait silaturahmi ini, Jaang mengatakan masa jabatan dirinya dan Nusyirwan Ismail akan berakhir 23 November, sehingga safari Jumat ini dianggapnya media yang tepat dan cepat dalam menyampaikan informasi.

“Tapi kami mohon maaf, tidak bisa di 10 kecamatan. Karena kemungkinan tinggal 4 kali Jumat saja kami melakukan ini. Itu pun kami sudah berbagi tugas tiap Jumat. Hari ini saya di Segiri, Pak Nus (Nusyirwan Ismail, red) di masjid Subulusallam,” bebernya.

Untuk itu, Jaang menyampaikan terima kasih atas dukungan warga selama kepemimpinannya menjelang 5 tahun ini dan juga meminta maaf atas kebijakan yang belum mengakomodir, perkataan dan perbuatan yang tanpa disengaja menyinggung dan menyakiti, dan lainnya.

Sementara ketua Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional kota Samarinda Ilham mengapresiasi terhadap program pembangunan di era kepemimpinan Jaang bersama Nusyirwan.

“Alhamdulillah, perkembangan pasar tradisional luar biasa. Kami mendapat perhatian ekstra dari beliau, sehingga para pedagang terus tumbuh dan berkembang seiring pembangunan dan pembenahan pasar-pasar di Samarinda. Kami sangat mendukung beliau untuk terus membangun pasar, karena ini sudah menjadi kebutuhan warga Samarinda yang terus menyebar hingga ke daerah daerah pinggiran,” ucap Ilham dibenarkan Sekretaris Dinas Pasar Sumariyadi.#hms2

Comments are closed.