
SAMARINDA, BERITAKALTIM.COM – Aliansi Rakyat Menggugat bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mulawarman, Gerakan Mahsiswa Nasional Indonesia (GMNI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMMI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyuarakan aspirasi terkait evaluasi satu tahun pemerintahan Jokowi-JK kepada Anggota DPRD Kaltim, kemarin (20/10/2015).
Mahasiswa diterima di ruang rapat lantai 3, Gedung DPRD Kaltim oleh Anggota DPRD Kaltim yakni, Rusman Ya’qub, Siti Qomariah, Rusianto, Rita Barito, Yakob Manika dan Syafruddin.
Mahasiswa menyuarakan aspirasinya terkait kebijakan ekonomi Indonesia yang terus melemah di era kepemimpinan presiden sekarang ini. Terlihat dari banyaknya pemutusan hubungan kerja, inflasi yang terus membuat daya beli masyarakat terus menurun, penyelesaian Blok Mahakam dan masalah lingkungan dan bencana nasional yakni kebakaran hutan yang mengakibatkan kabut asap di Indonesia.
“Pemerintah pasti mengupayakan yang terbaik dalam hal menyudahi masalah ini. Koordinasi antarpimpinan pusat dan daerah juga terus dilakukan dalam upaya mencari jalan keluar terbaik,” kata Rusman Ya’qub.
Diutarakan oleh mahasiswa selain permasalahan nasional tersebut di atas, kroscek juga perlu dilakukan kembali kepada pembangunan Kaltim. Contohnya saja, sektor pertanian yang dikatakan masih belum berkembang dari tahun ke tahun.
Padahal, pemerintah sudah mengupayakan pelbagai cara. Misalnya penambahan anggaran pertanian dalam APBD, mediasi dengan daerah lain terkait penempatan petani transmigrasi dan masih banyak lainnya.
“Masalah pertanian terus menjadi problem di Indonesia. Memang, banyak petani yang taraf ekonominya berada dibawah rata-rata. Namun, kita tak tinggal diam, upaya semaksimal mungkin dalam mengentaskan hal ini terus dilakukan. Misalnya menerapkan perda perlindungan lahan pertanian, upaya penambahan anggaran, dan lain sebagainya,” kata Siti Qomariah. #adv/tos/oke
Comments are closed.