BeritaKaltim.Co

Peringati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia

Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia di kota Samarinda kali ini diadakan di SDN 001 dan SD 002 Jl. Aminah Sukur Kecamatan Samarinda Kota, Kamis (15/10/2015).
Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia di kota Samarinda kali ini diadakan di SDN 001 dan SD 002 Jl. Aminah Sukur Kecamatan Samarinda Kota, Kamis (15/10/2015).

SAMARINDA,BERITAKALTIM.COM – Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia di kota Samarinda kali ini diadakan di SDN 001 dan SD 002 Jl. Aminah Sukur Kecamatan Samarinda Kota, Kamis (15/10/2015).

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengatakan tujuan dari program ini untuk membentuk perilaku sehat meliputi kebersihan perorangan khususnya cuci tangan pakai sabun, kesehatan lingkungan untuk mencegah penyakit pada warga masyarakat untuk selalu mengingat dan terbiasa mempraktekan 5 langkah saat cuci tangan sehingga dapat membantu mengurangi angka infeksi terkait pelayanan kesehatan yang diawali dari lingkungan Sekolah.
“Pemerintah Kota berterima kasih kepada Unilever dengan terselenggaranya program cuci tangan. Acara ini sangat baik dan waktunya sangat tepat sekali karena Samarinda dan daerah lain sedang terganggu dampak kabut asap sehingga juga bisa sebagai edukasi kepada anak–anak khususnya anak sekolah bahwa kesehatan harus dimulai dari cuci tangan untuk lebih menjaga kesehatan akibat dampak asap yang bisa menimbulkan penyakit seperti muntaber dan pernafasan,” ucapnya.
Untuk visi misi program cuci tangan di Sekolah bagi anak – anak, menurutnya dirinya selalu menyampaikan ke sekolah seperti kantin harus berstandar kesehatan UKS bahkan air di wastafel harus terus mengalir. “Jangan sampai pencucian piring atau gelas pakai ember yang dicelup beberapa kali. Kita selalu giat dalam pengembangan UKS untuk sekolah sehat, sekolah
Adiwiyata dan lainnya yang penting cuci tangan air harus mengalir,” tambahnya.
Harapannya dari acara ini bukan sekedar simbolis belaka karena harus dipraktekkan tiap hari untuk mencapai 70 Juta tangan dan tiap tahunnya juga diperingati karena ini juga sebagai CSR bagi Unilever untuk anak – anak Indonesia yang diadakan tiap tahun.
“Kalau perlu 6 bulan sekali bisa diselenggarakan dimulai dari anak–anak SD sehingga kelak kedepannya gerakan cuci tangan yang dicanangkan bisa melekat sampai menjadi dewasa dan seterusnya,” imbuhnya.
Selain itu acara ini dirangkai dengan pengalungan slempang Dokter Kecil Oleh Walikota dan penyerahan hadiah Dokter Kecil terbaik tingkat Nasional dalam program Gerakan 21 Hari cuci tangan tahun 2014 kepada Sesilia Novianti Pavia dari SDN 013 Samarinda Utara Rp. 12. Juta.
Ketua Forum Kota Sehat (Forkots) Samarinda Puji Setyowati mengapresiasi kegiatan bisa terus dipertahankan tiap tahunnya.
“Harapan kita, perilaku cuci tangan pakai sabun sebagai salah satu perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) ini bisa menjadi budaya anak-anak hingga orang tua. Makanya sejak dini harus kita tanamkan,” ucap Puji yang juga ketua TP UKS Samarinda.
Acara ini dihadiri pula Pimpinan Assistant Brand manager Lifebuoy Andika Aradianto, Ketua TP PKK Provinsi Kaltim Amelia Awang Farouk, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Samarinda Asli Nuryadin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda drg Nina Endang Rahayu, Camat Samarinda Kota Wiwik Rosevelt, Lurah Se-Kecamatan Samarinda Kota, Pengawas TK/SD, Ketua K3S, Kepala Sekolah Se- Samarinda, dan seluruh peserta dari 32 SD Se-Samarinda. #Hms 14

Comments are closed.