BeritaKaltim.Co

Warga Benanga Nikmati Jembatan Baru

SAMARINDA, BERITAKALTIM.COM - Perlahan proyek pemerintah kota Samarinda di bidang transportasi selesai dibangun. Kemarin (21/10/2015) warga yang bermukim di sekitar bendungan Benanga Kelurahan Lempake akhirnya dapat menikmati jembatan permanen yang telah selesai  tahap pembangunannya. Jembatan ini awalnya dibangun dengan konstruksi kayu dengan panjang 18 meter dan lebar 5 meter di tahun 1981. “Jembatan permanen ini menggantikan jembatan lama yang telah ambruk sejak 2014 lalu. Praktis, sejak saat itu, warga hanya bisa melalui jembatan darurat yang menghubungkan wilayah Lempake dengan wilayah Muang,” ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Samarinda, Hero Mardanus. Dikatakannya, dengan selesainya pembangunan jembatan ini tentu akan memberikan akses yang lebih baik kepada masyarakat utamanya bagi warga dalam pengangkutan hasil pertaniannya yang selama ini sedikit terhambat karena infrastruktur yang belum memadai. Hero mengaku bersyukur karena jembatan yang telah terbangun dan terlihat lebih kokoh dari jembatan sebelumnya. Ia juga menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat yang telah koperatif yang lahannya dipakai untuk pembuatan jembatan darurat. Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat, Abdul Aziz mengatakan nama Jembatan ini diberi nama Jembatan Ramli Joyomulyo yang diambil dari nama salah satu tokoh masyarakat setempat yang pernah berhasil membawa Desa lempake sebagai desa teladan di Tahun 1995. “Awalnya Pak wali menyarankan agar jembatan Benanga ini diberi nama salah satu tokoh masyarakat. Akhirnya  atas permintaan warga jembatan ini diberi nama Ramli Joyomulyo untuk menghormati upaya beliau dalam memajukan desa Lempake. Atas nama seluruh warga, kami bersyukur atas perhatian pemerintah membangunkan jembatan ini. Semoga jembatan ini memberi manfaat optimal bagi warga dalam beraktivitas,” tutupnya.  Menurutnya keberadaan jembatan konstruksi beton yang kokoh dan lebar, membuat warga semakin mudah membawa hasil pertanian.#HMS4
Jembatan ini diberi nama Jembatan Ramli Joyomulyo yang diambil dari nama salah satu tokoh masyarakat setempat yang pernah berhasil membawa Desa lempake sebagai desa teladan di Tahun 1995.

SAMARINDA, BERITAKALTIM.COM – Perlahan proyek pemerintah kota Samarinda di bidang transportasi selesai dibangun. Kemarin (21/10/2015) warga yang bermukim di sekitar bendungan Benanga Kelurahan Lempake akhirnya dapat menikmati jembatan permanen yang telah selesai tahap pembangunannya. Jembatan ini awalnya dibangun dengan konstruksi kayu dengan panjang 18 meter dan lebar 5 meter di tahun 1981.

“Jembatan permanen ini menggantikan jembatan lama yang telah ambruk sejak 2014 lalu. Praktis, sejak saat itu, warga hanya bisa melalui jembatan darurat yang menghubungkan wilayah Lempake dengan wilayah Muang,” ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Samarinda, Hero Mardanus.
Dikatakannya, dengan selesainya pembangunan jembatan ini tentu akan memberikan akses yang lebih baik kepada masyarakat utamanya bagi warga dalam pengangkutan hasil pertaniannya yang selama ini sedikit terhambat karena infrastruktur yang belum memadai.
Hero mengaku bersyukur karena jembatan yang telah terbangun dan terlihat lebih kokoh dari jembatan sebelumnya. Ia juga menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat yang telah koperatif yang lahannya dipakai untuk pembuatan jembatan darurat.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat, Abdul Aziz mengatakan nama Jembatan ini diberi nama Jembatan Ramli Joyomulyo yang diambil dari nama salah satu tokoh masyarakat setempat yang pernah berhasil membawa Desa lempake sebagai desa teladan di Tahun 1995.
“Awalnya Pak wali menyarankan agar jembatan Benanga ini diberi nama salah satu tokoh masyarakat. Akhirnya atas permintaan warga jembatan ini diberi nama Ramli Joyomulyo untuk menghormati upaya beliau dalam memajukan desa Lempake. Atas nama seluruh warga, kami bersyukur atas perhatian pemerintah membangunkan jembatan ini. Semoga jembatan ini memberi manfaat optimal bagi warga dalam beraktivitas,” tutupnya.
Menurutnya keberadaan jembatan konstruksi beton yang kokoh dan lebar, membuat warga semakin mudah membawa hasil pertanian.#HMS4

Comments are closed.