BeritaKaltim.Co

Bantu Penangan Hukum Bagi Kasus Anak Bermasalah

 KERJA SAMA. Wali kota Samarinda saat menyaksikan penandatngan kerjasama yang dilakukan oleh Kepala Kajari Samarinda I Putu Gede Sudarma bersama Pemkot dalam hal penanganan bagi anak-anak yang berhadapan dengan masalah hukum
KERJA SAMA. Wali kota Samarinda saat menyaksikan penandatngan kerjasama yang dilakukan oleh Kepala Kajari Samarinda I Putu Gede Sudarma bersama Pemkot dalam hal penanganan bagi anak-anak yang berhadapan dengan masalah hukum

SAMARINDA, BERITAKALTIM.COM – Pemerintah Kota Samarinda kembali melakukan pendatanganan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Samarinda. Kerjasama ini berupa pemberian bantuan hukum terhadap penanganan bagi anak-anak yang berhadapan dengan masalah hukum, baik yang berstatus tersangka maupun sebagai korban kejahatan.

Penandatangan kerjasama nota kesepahaman tadi dilakukan Senin (16/11/2015) kemarin antara Wali Kota Syaharie Jaang bersama Kejari Samarinda I Putu Gede Sudarma yang berlangsung di Kediaman Wali Kota.
MOU tersebut bagian dari program Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Samarinda dalam memberikan penanganan anak yang berhadapan dengan hukum baik berupa menyiapkan rumah aman bagi korban atau pelaku hingga pendampingan hukum. Wali Kota Syaharie Jaang sendiri dalam arahannya usai penandatangan kerjasama tadi tak mempungkiri kalau di kota Tepian kasus anak yang berhadapan dengan hukum sejak Januari terus mengalami peningkatan.
Dimana kata dia dalam kurun waktu hampir setahun sudah terjadi 145 kasus. Untuk itu , pedampingan hukum bagi anak saat ini sangat penting, khususnya bagi mereka yang memang tidak mempunyai kemampuan dalam hal menuntut hak asasi mereka dalam proses hukum.
”Untuk itu diperlukan payung hukum yang kuat dalam menangani anak yang berhadapan hukum, serta kerjasama semua pihak dalam mendukung kebebasan seorang anak agar tidak dirampas sewenang-wenang,” urai Jaang.
Karena diakuinya, pelecehan seksual yang kerap dialami anak-anak baik sebagai pelaku maupun korban juga tak lepas dari kondisi ekonomi keluarga.
”Bahkan media juga telah mempertontonkan berupa berita tindak kekerasan hingga pelecehan seksual yang kerap terjadi,” aku Wali Kota.
Dan mirisnya orang tua kadang terlibat langsung sebagai pelaku dalam kejadian ini hingga si korban kadang dikaryakan untuk membantu ekonomi keluarga.
“Saya minta kejadian ini bisa menjadi perhatian serius bagi para Camat dan Lurah agar selalu waspada untuk segera melakukan pencegahan preventif, mengingat status ekonomi bisa menjadi pemicu konflik untuk melakukan hal yang tidak sewajarnya,” pesan Jaang.
Oleh sebab itu penting kerjasama tadi dengan harapan kasus kejahatan yang melibatkan anak –anak sebagai korban maupun pelaku dapat dikurangi dengan signifikan. #HMS5

 

Comments are closed.