BeritaKaltim.Co

Pengesahan APBD Bulan Depan Dianggap Lebih Baik

BAHAS ANGGARAN.Para kepala SKPD saat menyimak arahan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang saat menyampaikan rancangan APBD 2016
BAHAS ANGGARAN.Para kepala SKPD saat menyimak arahan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang saat menyampaikan rancangan APBD 2016

SAMARINDA, BERITAKALTIM.COM – Kendati masih menyisakan beberapa hari lagi jabatan sebagai Wali Kota, tetapi untuk pembahasan penyusunan rancangan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2016 masih intens terus dibahas Jaang bersama kepala SKPD.

Seperti Selasa (17/11/2015) kemarin, sejumlah SKPD di lingkungan Pemkot berkumpul di kediaman Wali kota untuk merapatkan batang dari anggaran APBD mendatang. Maksudnya agar Pemerintah bisa segera dapat menjalankan berbagai program dan kegiatan pembangunan tahun depan.
Jaang sendiri siang itu mengatakan kenapa pembahasan perlu dilakukan sekarang walaupun pada pengesahannya nanti akan dilakukan setelah dirinya tak lagi menjabat sebagai Wali kota, karena menurut dia ada kebijakan pembangunan yang perlu dikawal walaupun pada pegesahannya nanti akan dilakukan Pj Wali Kota.
Seperti satu diantaranya sebut dia anggaran untuk penanggulangan banjir. Wajib kata Jaang untuk diselamatkan dalam penganggaran tahun 2016. ”Dan ini menjadi tanggung jawab moril bagi saya untuk mengutamakan program penaganan banjir sehingga postur pengganggaran dalam APBD nanti harus dijaga walaupun minggu depan Samarinda sudah dijabat oleh seorang Pj Wali Kota,” tutur Jaang di hadapan kepala SKPD.
Karena sambung dia, siapa pun Wali Kotanya, program pengendalian banjir merupakan skala prioritas yang harus dijalankan. Untuk itu pentingnya penganggaran disini dan harus disesuaikan dengan kekuatan APBD, kendati di luar pengendalian banjir, juga masih banyak penanganan masalah yang perlu dibiayai dan dianggarkan.
Apalagi sambungnya untuk penanganan banjir, kini sudah didukung dengan sarana penunjang yang memadai.
Di antaranya, ekskavator untuk mengeruk lumpur, mobil penyedot lumpur, serta waster master yang kini terus beroperasi di sungai karang mumus, artinya usaha yang telah dilakukan saat sekarang harus bisa lebih dioptimal ditahun mendatang.
Walaupun demikian, ia juga meminta dalam proses penyusunannya jangan sampai harus terbebani apalagi sampai terburu-buru karena mengerjar sebelum masa jabatan dirinya habis.
Bukan itu yang dimaksud Jaang. Ia menjelaskan rancangan penyusunan dilakukan sekarang tujuannya agar ada masukkan atau usulan dari setiap SKPD agar bisa terakomodasi mulai dari sekarang.
”Jangan sampai karena terburu-buru tadi karena mengejar harus disahkan sebelum masa jabatan saya usai hingga akhirnya ada salah satu item yang memang harus dianggarkan sampai terkesampingkan karena tergesa-gesa tadi, saya minta jangan sampai,” pintanya.
Karena menurut Jaang apabila pengesahan dilakukan Desembar maka ia menganggap jauh lebih baik karena masih ada waktu yang cukup untuk pembahasan rancangannya agar lebih matang mulai dari sekarang. #HMS5

Comments are closed.