BeritaKaltim.Co

“Kadada Humas dan Protokol, Hambar”

**Meiliana Berbagi Ilmu dan Nostalgia Pimpin Rapat dengan Humas dan Protokol
Meiliana Berbagi Ilmu dan Nostalgia Pimpin Rapat dengan Humas dan Protokol

SAMARINDA, BERITAKALTIM.COM – TEPAT sepekan usia jabatan Penjabat (Pj) Wali Kota Samarinda Meiliana, mengawali kerjanya Selasa (1/12/2015) dan diawal Desember, melakukan rapat dengan awak kehumasan dan protokol Setkot Samarinda. Dengan pengalaman yang banyak, Meiliana pun berbagi ilmu dan nostalgia serta motivasi.

Ini tentunya karena modal Meiliana sepuluh tahun di protokol Pemprop Kaltim, mulai staf sebagai MC sempat menjadi kasubag tamu, Kabag Protokol, terus ke Humas. Keluar dari ring 1, kemudian menjabat kepala Badan Diklat Pemprop Kaltim dan selanjutnya ditarik merintis PKP2A III LAN regional Kalimantan sebagai kepala, terus ditarik lagi menjadi Asisten IV dan sekarang merangkap Pj Wali Kota Samarinda.
“Saya bukan langsung di protokol. Basic awalnya di Bappeda. Gara gara saya MC di rakorbang, diliat Pak Sekda. Disitulah dipanggil ke protokol. Selain protokol, dasar saya juga Bappeda,” beber Meiliana kepada staf humas dan protokol, yang hadiri pula Kabag Humas dan Protokol Masrullah bersama 3 kepala Sub Bagian, dan Kabag Umum Toni Suhartono bersama 3 kepala sub bagian.
Meiliana mengatakan pertemuan kemarin tidak lain sebagai media silaturahmi dan saling mengenal dengan awak humas dan protokol. “Kalau sudah kenal dan tau tugas masing masing kan nyaman. Sekalian saya mau berbagi ilmu dan motivasi selama menjabat di sini, karena jiwa protokol masih ada, mengingat pentingnya peranan protokol dan humas,” ucap Meiliana.
Ia menyebutkan humas dan protokol berada di depan, pimpinan harus ditopang humas dan protokol. “Kalau pimpinannya mati, berarti yang
mati duluan humas dan protokol,” tegasnya.
Ia mengakui tidak nyaman menjadi humas dan protokol, dimana selalu siap 24 jam. “Sakit awak (Badan, red). Saya 10 tahun menjalani ini. Tapi karena selalu disiplin, jadi tidak sakit. Disiplin ini penting. Nah satu ilmu sudah kubari (diberi, red). Nanti saya juga akan berbagi tentang publik speaking.
Prinsip saya tidak pelit dengan ilmu, tidak perlu bayar karena ibadah,” tutur wanita kelahiran asli Samarinda tanggal 9 Mei ini.
Namun ia mengingatkan supaya tidak bermimpi terlalu tinggi kalau tidak mau berusaha dan disiplin. Sehingga apa yang dipetik Meiliana hingga sekarang tidak terlepas dari berusaha, belajar dan disiplin.
“Menjadi humas dan protokol harus cekatan dan cepat. Humas dan protokol ini ujung tombak. Kadada humas dan protokol, hambar,” tegas Meiliana.
Ia mengingatkan pula terkait aturan baru ASN, dimana tahun 2016 akan dilakukan uji kompetensi sebagai bukti memiliki keahlian atau potensi dalam penguasaan bidang pekerjaan, sesuai tupoksi.
“Tidak main main, jika tidak potensial maka akan dipensiunkan dini,” tegasnya.
Makanya Meiliana berpesan agar terus belajar dan menggali potensi yang ada pada diri masing masing jika tidak ingin tertinggal, apalagi dipensiunkan dini.#hms2

Comments are closed.