BeritaKaltim.Co

Dinkes Lakukan Foging Berantas Penyakit DBD

berau drg. Totoh HermantoTANJUNG REDEB, BERITAKALTIM.com- Penyakit demam berdarah deque (DBD) dalam beberapa pekan terakhir mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Jumlah pasien pun terus berdatangan memenuhi ruangan di RSUD Abdul Rivai untuk berobat. Mengantasi masalah tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) segera mengambil langkah sigap memberantas penyakit DBD, dengan melakukan foging di beberapa titik yang dinilai menjadi lokasi penyebabnya DBD.

Saat ini, Dinkes juga masih memetakan lokasi-lokasi yang dinilai rawan sebagai sarang nyamuk aedes aegypti. Pemetaan tersebut dilihat dari banyaknya jumlah pasien yang terkena di lokasi-lokasi yang ada, begitu juga dengan laporan dari masyarakat. hal ini diungkapkan Kepala Dinkes Berau Totoh Hermanto, Kamis (3/12/2015).

Dia juga menjelaskan, saat ini pihaknya terus berupaya untuk mengurangi sarang-sarang nyamuk tersebut. Dengan melakukan foging di beberapa tempat yang dinilai rawan. Pihaknya juga membangikan bubuk abate kepada masyarakat melalui puskesmas-puskesmas terdekat. Sehingga, jentik-jentik nyamuk yang ada dapat secepatnya dimusnahkan.

“Seperti kita lihat banyak pasien yang terkena DBD ini, apalagi memasuki musim penghujan saat ini. Pasien semakin meningkat selama beberapa pekan ini. Langkah cepat pun langsung kita lakukan, menghindari meningkatnya pasien lebih banyak lagi,” ujarnya.

Totoh juga memberikan himbauan kepada masyarakat, agar tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan sektiar rumahnya. Mengingat, penyebab awal timbulnya penyakit ini karena lingkungan yang masih kotor, seperti menumpuknya barang-barang yang dapat menampung air.

Dikatakannya, lokasi tersebut merupakan salah satu tempat yang sering menjadi sarang nyamuk. “Kalau lingkungan kita semunya bersih, saya yakin penyakit itu tidak akan timbul. Saya ajak masyarakat untuk bersama-sama membasmi penyakit tersebut, dengan memperhatikan lingkungan kita,” terangnya.

Ia menilai, langkah pemerintah dalam melakukan pencegahan seperti foging tidak akan maksimal tanpa adanya kerja sama masyarakat. Diingatkan juga untuk tetap mengalakan 3M. Totoh juga menghimbau kepada Ketua RT untuk terus mengingatkan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya. “Bisa dijadwalkan untuk mengadakan kerja baki seminggu sekali. Karena memasuki musim hujan ini, berbagai penyakit pasti akan mengancam kita semua,” pungkasnya. #HEL

Comments are closed.