BeritaKaltim.Co

Indonesia Promosikan Wisata Selam di Hongkong

diving_indonesia.655x330BERITAKALTIM.COM – Untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, Indonesia mempromosikan wisata bahari di Hongkong. Dengan 17 ribu pulau yang tersebar, Indonesia sesungguhnya memiliki potensi wisata yang beragam, salah satunya adalah wisata bahari. Hal ini setidaknya diungkapkan Konjen RI Hongkong, Chalief Akbar Tjandraningrat di Hongkong, Rabu (9/12/2015).

Dalam “Sales Mission” yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Indonesia di Hong Kong, Chalief lebih jauh mengatakan, saat ini Indonesia sedang giat menggaet wisatawan mancanegara, selain investor dari mancanegara termasuk wisatawan serta investor dari Tiongkok dan Hong Kong.

“Dengan keragaman budaya dan potensi wisata yang dimiliki, Indonesia menjadi salah satu tujuan wisata menarik yang wajib dikunjungi, khususnya oleh turis asal Hong Kong. Terlebih hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Hong Kong sudah terjallin cukup lama,” kata Konjen Chalief.

Konjen Chalief menambahkan, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia, dengan wilayah pantai menawan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang hingga Merauke.

Ia menambahkan konekvitas antara Indonesia dan Hong Kong juga telah terbangun secara baik, karena terdapat sekitar 15 hingga 20 penerbangan langsung yang menghubungkan kedua wilayah.

“Selain penerbangan reguler, terdapat pula penerbangan tak berjadwal yang memudahkan warga Hong Kong untuk berkunjung serta berwisata di Indonesia. Jadi, tidak ada alasan bagi warga Hong Kong untuk tidak berwisata ke Indonesia dan menikmati wisata bahari, seperti selam,” katanya menekankan.

Bebas Visa
Terlebih lagi, Pemerintah Indonesia telah memberikan bebas visa kepada beberapa negara termasuk Tiongkok, dan Hong Kong.
Konsultan wisata bahari, Kementerian Pariwisata Indonesia, Cipto Aji Gunawan mengatakan, terkait wisata bahari, khususnya selam, Indonesia tidak hanya punya Bali, tetapi ada beberapa lokasi yang menarik untuk wisata bahari termasuk selam yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

“Untuk diving (menyelam) sebut dari Aceh, Wakatobi, Lombok, dan Raja Ampat. Ada lebih banyak lagi, lokasi lain yang menarik untuk dijadikan lokasi diving. Jadi, tidak hanya Bali,” paparnya.

Cipto menegaskan,”Indonesia memiliki destinasi wisata yang menarik, termasuk destinasi untuk wisata selam./diving. Orang selama ini tahunya hanya Bali, padahal banyak tempat di wilayah lain yang punya destinasi menarik, khususnya untuk diving.”

Ia menambahkan saat ini terdapat sekitar 400 operator selam, yang tersebar di seluruh wilayah nusantara.

“Jadi, bagi siapa pun, termasuk turis dari Hong Kong, sangat mudah untuk melakukan wisata selam,” kata Cipto.

Berdasar data Kementerian Pariwisata jumlah kunjungan turis mancanegara ke Indonesia pada 2014 tercatat 9,4 juta atau lebih tinggi 8,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sedangkan jumlah turis asal Hong Kong yang berkunjung ke Indonesia hingga September 2015 tercatat 65.799 orang atau meningkat 1,31 persen dari tahun sebelumnya, yang tercatat 64.945 orang.

“Sales Mission” Kementerian Pariwisata RI dilaksanakan 9-10 Desember di Hong Kong dan Makau. Selain potensi wisata bahari, dipromosikan pula potensi wisata lainnya yang dimiliki Indonesia.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata RI Rizki Handayani Mustafa didampingi Kepala Bidang Misi Penjualan Pasar Asia Pasifik Jordi Paliama.

Comments are closed.